Biang Kemacetan, Satpol PP Tertibkan Pasar Tumpah di Simo Katrungan Surabaya

Rabu, 11 Mar 2026, 00:00 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satpol PP Kota baru-baru ini menertibkan sejumlah lapak pedagang yang berdiri di sepanjang Jalan Simo Katrungan. Penertiban dilakukan karena lapak-lapak tersebut memanfaatkan bahu jalan hingga kerap memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas warga.

Penertiban melibatkan personel gabungan dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkot Surabaya. Di antaranya Satpol PP, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Perhubungan (Dishub), perangkat wilayah Kecamatan Sawahan dan Sukomanunggal, serta unsur TNI-Polri.

Ket. Foto: Langkah penertiban ini merupakan tindak lanjut atas banyaknya aduan warga terkait kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. — Sumber: Istimewa

Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Surabaya, Mudita Dhira Widaksa, mengatakan petugas menertibkan berbagai bangunan dan lapak yang berdiri di sisi kanan maupun kiri Jalan Simo Katrungan.

“Kami menertibkan bangunan semi permanen, bangunan permanen, sosoran bangunan, hingga lapak pedagang. Barang-barang yang berada di bahu jalan maupun di atas saluran juga kami tertibkan dan bongkar,” kata Mudita, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, langkah penertiban ini merupakan tindak lanjut atas banyaknya aduan warga terkait kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Pedagang berjualan hampir di sepanjang jalan ini sehingga sering menimbulkan kemacetan. Banyak keluhan dari warga, karena itu kami melakukan penertiban,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Sawahan, Kanti Budiarti, menuturkan bahwa sebelum penertiban dilakukan, pihaknya bersama Kecamatan Sukomanunggal telah lebih dulu memberikan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak berjualan di bahu jalan maupun di atas saluran.

“Kami sudah melakukan sosialisasi, baik secara lisan maupun tertulis, melalui kecamatan dan kelurahan,” kata Kanti.

Saat penertiban berlangsung, para pedagang dinilai kooperatif. Bahkan beberapa pemilik lapak membongkar bangunan mereka secara mandiri.

“Alhamdulillah para pedagang kooperatif. Kami juga membantu warga mengangkut barang-barang yang masih diperlukan,” ujarnya.

Terpisah, Camat Sukomanunggal, Dwi Anggara Widya Sukma, menambahkan bahwa warga sekitar mendukung penertiban tersebut karena selama ini keberadaan pasar tumpah kerap menimbulkan kemacetan.

“Alhamdulillah warga mendukung penertiban ini. Kami juga mengimbau masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan jika ada pelanggaran serupa,” kata Angga.

Pemerintah setempat juga menawarkan sejumlah alternatif lokasi berjualan bagi pedagang yang terdampak penertiban. Di antaranya Pasar Simo di Jalan Simo Katrungan, Pasar Simo Gunung di Jalan Banyu Urip, serta dua pasar swasta yang berada di kawasan Jalan Simo Katrungan dan Jalan Simo Rejo Timur yang dikelola koperasi RW setempat.

Selain itu, pedagang makanan siap saji juga dipersilakan menempati Sentra Wisata Kuliner (SWK) yang telah disediakan Pemkot Surabaya.

“Bisa masuk ke SWK atau menyewa tempat usaha yang operasionalnya hingga sore hari,” ujarnya.

Angga berharap, setelah penertiban dilakukan, pengelolaan pasar ke depan dapat disesuaikan dengan pola belanja masyarakat Surabaya yang banyak dilakukan pada sore hari.

“Kami berharap PD Pasar bersama DPRD dapat mengkaji kemungkinan penyesuaian jam operasional pasar agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. 

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.