Bank Jatim Gelar Bazar Sembako Murah untuk Jaga Kestabilan Harga

Rabu, 11 Mar 2026, 08:42 WIB

MADIUN - Bank Jatim Cabang Caruban Kabupaten Madiun menggelar Bazar Sembako Murah dan UMKM Ramadan Kareem yang berlangsung pada tanggal 9-13 Februari 2026, tujuannya untuk menjaga kestabilan harga dan laju inflasi daerah.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Caruban Widiawan Fendiyanto di Madiun, Selasa (10/3), mengatakan bahwa kegiatan bazar murah tersebut merupakan langkah nyata perbankan dalam mendukung pemerintah daerah menekan tren kenaikan harga pangan yang biasanya terjadi menjelang Idul Fitri atau Lebaran.

Ket. Foto: Bank Jatim Cabang Caruban Kabupaten Madiun menggelar Bazar Sembako Murah dan UMKM Ramadan Kareem yang berlangsung pada tanggal 9-13 Februari 2026. — Sumber: antara foto

"Bazar murah ini adalah bentuk peran serta Bank Jatim untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus upaya kolektif dalam mengendalikan inflasi menjelang lebaran," ujar Widiawan.

Bazar bertema "Ramadan Penuh Berkah UMKM Tumbuh lebih Mudah" tersebut, digelar selama lima hari di halaman Gedung Kampung Pesilat Kabupaten Madiun dan diharapkan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat Kabupaten Madiun. 

Dalam bazar tersebut masyarakat dapat menebus paket sembako seharga Rp70.000. Setiap paketnya berisi minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogran, dan 3 kilogram beras.

Selain sembako murah, puluhan UMKM binaan Bank Jatim juga turut memeriahkan acara dengan menjual aneka produk makanan siap saji serta kue kering khas lebaran. Bank Jatim juga berkolaborasi dengan para mitra yang ada, seperti UNS, PDAM Kabupaten Madiun, dan KAI.

Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan apresiasi kepada Bank Jatim yang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM di Kabuoaten Madiun. Menurutnya, kegiatan bazar tersebut tidak hanya menjadi ajang jual beli, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi, serta motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. 

"Kita semua mengetahui bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Melalui kegiatan seperti ini, para pelaku usaha kecil mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan produknya, memperluas pasar, serta mengingatkan pendapatan," kata Bupati Hari Wuryanto.

Bupati menambahkan bahwa Pemkab Madiun akan terus berkomitmen mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, kemudahan akses permodalan, serta perluasan pemasaran. 

Pihaknya berharap, dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan masyarakat, maka UMKM di Kabupaten Madiun akan semakin berkembang dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

Dengan adanya kolaborasi antara perbankan, UMKM, dan masyarakat lewat kegiatan tersebut, maka  diharapkan beban ekonomi warga Madiun berkurang karena mendapatkan sembako murah dan perputaran ekonomi lokal semakin meningkat.

  • Bank Jatim
  • Bazar Sembako Murah
  • Kestabilan Harga

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.