Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MBG untuk Kelompok 3B Tetap Berjalan saat Libur Lebaran

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 03:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
MBG untuk Kelompok 3B Tetap Berjalan saat Libur Lebaran Doc: Antara

KOTA BANDUNG - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan layanan pProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) pada kelompok rentan yaitu balita, ibu hamil, dan ibu menyusui atau kelompok 3B tetap berjalan ­selama masa libur Lebaran 2026.

“Untuk (MBG) ibu hamil, balita, dan ibu menyusui tetap berjalan meskipun sekolah libur,” kata Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sonny Sonjaya dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jawa Barat, Senin (9/3).

Sonny mengatakan penyaluran MBG bagi siswa sekolah tidak dilakukan pada 18–24 Maret 2026. Namun setelah masa libur Lebaran berakhir, pelaksanaan program tersebut akan kembali berjalan normal. “Penyaluran kepada siswa kembali normal setelah Lebaran,” kata dia.

Terkait adanya kemungkinan keluhan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG, pihaknya mempersilakan masyarakat menyampaikan kritik secara langsung kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ­(SPPG).

Sonny juga telah memerintahkan kepada mitra SPPG untuk mengunggah menu makan MBG lewat media sosial sebagai bagian dari transparansi kepada masyarakat.

Ia mengatakan informasi yang diunggah tidak hanya berupa menu makanan, tetapi juga mencakup kandungan gizi serta biaya penyediaan makanan dalam Program MBG. “BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi serta harga,” ­kata Sonny.

Menurut dia, langkah tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka kualitas dan komposisi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program.

“Kalau tujuannya untuk memperbaiki silakan datangi SPPG-nya minta lakukan perbaikan,” katanya.

Standar Kualitas

BGN juga meminta dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menerapkan standar keamanan pangan tinggi untuk menjaga kualitas makanan pada program MBG dapat terjaga.

“Standar keamanan pangan harus diterapkan secara menyeluruh dalam setiap ­tahapan operasional dapur SPPG,” kata Deputi Bidang ­Penyaluran dan Penyediaan Badan Gizi ­Nasional, Brigjen (Purn) Suardi Samiran di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan tetapi juga oleh cara pengolahan, penyimpanan dan penyajian makanan. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.