Hamilton Optimistis Ferrari Mampu Kejar Mercedes Usai GP Australia

Senin, 09 Mar 2026, 04:29 WIB

MELBOURNE- Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, tetap optimistis timnya mampu menantang dominasi Mercedes dalam perebutan gelar musim ini, meski kalah cepat pada seri pembuka Australian Grand Prix di Melbourne, Minggu (8/3).

Balapan perdana musim tersebut didominasi Mercedes. George Russell tampil sebagai pemenang dan memimpin finis 1-2 bagi timnya di depan rekan setimnya, Kimi Antonelli. Russell menyentuh garis finis dengan keunggulan lebih dari 15 detik atas pembalap Ferrari Charles Leclerc yang menempati posisi ketiga, sementara Hamilton finis di urutan keempat.

Ket. Foto: Lewis Hamilton — Sumber: AFP

Meski hasil itu menunjukkan Mercedes masih unggul, Hamilton menilai Ferrari tetap berada dalam persaingan perebutan gelar.

“Saya benar-benar bangga dengan tim,” kata juara dunia tujuh kali itu kepada Sky Sports. “Kami sudah melakukan pekerjaan luar biasa untuk membawa mobil ini ke level sekarang. Memang kami belum secepat Mercedes, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, tapi kami tetap berada dalam pertarungan.”

Hamilton juga menilai kecepatan Ferrari saat balapan sebenarnya lebih baik dibandingkan yang terlihat saat sesi kualifikasi. Ia memulai lomba dari posisi ketujuh di grid setelah mengalami sejumlah kendala.

“Sepanjang akhir pekan sebenarnya kami sangat kuat, tetapi kualifikasi tidak menunjukkan kecepatan sebenarnya,” ujarnya. “Ada beberapa masalah saat kualifikasi yang membuat saya start lebih belakang dari seharusnya.”

Setelah balapan dimulai, Hamilton merasa mampu bersaing sejak awal. Bahkan ia yakin berpeluang meraih podium pertamanya bersama Ferrari jika balapan berlangsung sedikit lebih lama.

“Balapannya sangat menyenangkan dan saya merasa sangat nyaman,” katanya. “Di akhir lomba saya mulai mendekati Charles. Dengan satu atau dua lap tambahan, saya pikir saya bisa menyalipnya.”

Meski mengakui Mercedes memiliki keunggulan cukup jelas di awal musim, Hamilton menegaskan selisih tersebut masih bisa dikejar.

“Kami masih punya banyak pekerjaan untuk mengejar Mercedes, tetapi itu bukan sesuatu yang mustahil,” katanya. “Saya percaya kami bisa memperkecil jarak itu. Memang tidak mudah karena selisihnya cukup besar, terutama dalam satu putaran. Kami harus mencari tahu apakah itu berasal dari tenaga mesin atau daya baterai.”

Namun Hamilton menilai Ferrari tidak kalah dalam hal performa di tikungan. “Mobil kami sebenarnya sama cepatnya di tikungan. Jadi kami hanya perlu terus bekerja dan terus mendorong perkembangan,” ujar pembalap asal Inggris tersebut.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.