17 Hektare Hutan Lindung dan Cagar Alam Diurus Izin untuk Perbaikan Jalan Malalak di Sumbar

Senin, 09 Mar 2026, 20:11 WIB

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mengurus izin terhadap 17 hektare kawasan hutan lindung dan cagar alam guna menunjang perbaikan Jalan Malalak yang sempat terputus akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.

"Total ada 17 hektare kawasan hutan lindung dan cagar alam yang izinnya sudah diurus oleh Pemprov untuk perbaikan Jalan Malalak," kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Elsa Putra Friandi di Kota Padang, Senin.

Ket. Foto: Satu unit alat berat melakukan perbaikan Jalan Malalak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. — Sumber: Antara Foto

Elsa mengatakan pembukaan atau penggunaan kawasan hutan lindung dibutuhkan mengingat pentingnya keberadaan jalan provinsi tersebut. Pasca-terputus, pemerintah pusat meminta agar akses itu segera dipulihkan sehingga opsi penggunaan hutan lindung menjadi pilihan.

"Karena ini terkait dengan bencana dan kita harus segera membuka akses, kemarin itu sudah ada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) sementara yang membantu terkait kawasan hutan lindung," katanya.

"Setelah semua izin diurus, barulah kita bisa melakukan perbaikan jalan," tambahnya.

Pada kesempatan itu ia menyampaikan H-10 hingga H+10 para pekerja yang terdiri dari Hutama Karya Infrastruktur dan BPJN akan menghentikan pengerjaan. Meskipun demikian akses jalan itu belum bisa dipastikan apakah bisa dilintasi pemudik atau tidak saat arus balik dan arus balik.

"Apakah ruas jalan ini bisa dilewati atau tidak, nanti kita tunggu asesmen dari kepolisian," ujarnya.

Namun secara pribadi ia merekomendasikan jalan tersebut hanya digunakan untuk keadaan darurat, mengingat kondisi jalan yang masih dalam tahap perbaikan. Selain itu di beberapa titik juga rawan longsor, terutama tebing-tebing dan kontur tanah yang cukup labil. Situasi tersebut akan lebih berbahaya terutama saat hujan.

"Kalau dari BPJN penggunaan jalan ini untuk keadaan darurat saja, karena masih banyak titik-titik yang tebing-tebingnya terlalu curam dan tanahnya masih rawan," ujar Kepala BPJN Elsa Putra Friandi.

  • Jalan Malalak

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.