- Home
-
- Megapolitan
-
- Wali Kota Bogor Laporkan S...
Wali Kota Bogor Laporkan Sejumlah Usulan Transportasi ke Kemenhub
Jumat, 07 Agu 2026, 19:45 WIBBOGORÂ - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyampaikan sejumlah usulan dan aspirasi terkait sektor transportasi kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat).
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan salah satu hal utama yang disampaikan adalah terkait kepastian kelanjutan pembangunan Terminal Baranangsiang yang hingga kini masih dinantikan masyarakat.
Menurut Wali Kota Dedie Rachim keberadaan Terminal Baranangsiang menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi darat di Kota Bogor.
"Kami menanyakan kepada Pak Dirjen Hubdat, apakah sudah ada rencana pasti tentang pembangunan Terminal Baranangsiang. Karena tentu masyarakat menantikan progres dari Kementerian Perhubungan supaya layanan, khususnya transportasi darat ini, bisa lebih optimal dan tentunya kualitasnya juga baik," ujar Wali Kota Dedie Rachim di kantor Kemenhub, Jakarta, Rabu (5/8) lalu.
Selain Terminal Baranangsiang, Pemkot Bogor juga melaporkan terkait keberadaan angkutan yang tidak layak jalan khususnya kendaraan jenis Miniarta dan Pusaka.
Ia menyebut, berdasarkan hasil pengecekan, sebagian kendaraan tersebut tidak memenuhi kelengkapan perizinan. Untuk itu, Pemkot Bogor akan melakukan langkah penertiban terhadap angkutan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
"Kami juga sampaikan terkait ada kendaraan angkutan yang tidak layak jalan, khususnya Miniarta dan Pusaka. Ternyata hanya sebagian kecil dan bahkan ada yang tidak berizin. Jadi artinya kami sudah sampaikan bahwa kami akan melakukan langkah penertiban untuk angkutan-angkutan yang tidak berizin, yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutur dia.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Bogor juga menyampaikan sejumlah isu transportasi lainnya, mulai dari perlintasan sebidang, koridor transportasi, usulan layanan Demand Responsive Transit (DRT) untuk lintas kota dalam provinsi, hingga perkembangan rencana lanjutan pembangunan Light Rail Transit (LRT).
"Yang lain-lain ada beberapa hal, terkait dengan perlintasan sebidang, kemudian koridor, kemudian kami juga mengusulkan DRT untuk lintas kota dalam provinsi, termasuk juga kami melaporkan tentang LRT, pelanjutan LRT, dan banyak hal lainnya. Tapi yang paling penting adalah terkait dengan permintaan Baranangsiang," pungkas Wali Kota Dedie Rachim. ils/I-1
- Kemenhub
- Wali Kota Bogor
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Keselamatan Harus Jadi Prioritas, Kemenhub Perketat Pengawasan Layanan Bus AKAP
-
Antisipasi Kurang Guru, Pemkot Batam Validasi Data Guru, Petakan Kebutuhan Tenaga Pendidik
-
Program Makan Bergizi Gratis Utamakan Daerah 3T dan Kelompok Rentan
-
Di Ikuti 60 Profesional dari 24 Negara, Kemenhub Kembali Gelar Indonesia-ICAO DCTP 2026
-
Perkuat Keamanan Maritim, Kemenhub Kukuhkan 25 Auditor ISPS Code
-
Terima Dubes Palestina, Gubernur Pramono Pastikan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
-
Kementerian ESDM: Kelistrikan di Kalimantan Telah Membaik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.