Menlu China Wang Yi Tegaskan Hubungan China-Amerika Latin Tak Boleh Diganggu Pihak Ketiga

Minggu, 08 Mar 2026, 18:38 WIB

BEIJING - Pemerintah China melontarkan peringatan keras agar tidak ada kekuatan asing yang mengintervensi kemitraan strategisnya dengan negara-negara di kawasan Amerika Latin. 

"Kerja sama China–Amerika Latin tidak ditujukan untuk menganggu pihak ketiga, sehingga tidak semestinya juga diganggu oleh pihak ketiga," kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi menjawab dalam konferensi pers soal "Kebijakan diplomasi dan hubungan luar negeri China" di Beijing, China pada Minggu.

Ket. Foto: Menlu Wang Yi menjawab dalam konferensi pers soal "Kebijakan diplomasi dan hubungan luar negeri China" di Beijing, China pada Minggu (8/3). — Sumber: ANTARA/Desca Lidya Natalia

Hal itu terkait dengan pertanyaan wartawan soal kondisi China di Amerika Latin pasca penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores oleh pasukan AS serta membawa mereka ke New York. Keduanya diadili pada Senin (5/1) atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan terorisme narkoba dan konspirasi untuk mengimpor kokain serta dianggap sebagai ancaman, termasuk bagi AS.

Pemerintahan Trump menggambarkan operasi itu sebagai bagian dari penegakan kembali Doktrin Monroe dan upaya memberantas dugaan perdagangan narkoba serta korupsi, sekaligus memperkuat pengaruh AS atas cadangan minyak besar Venezuela.

"Kami penuh keyakinan terhadap masa depan hubungan China-Amerika Latin. Apa pun perubahan situasi, Chinabersedia bersama negara-negara Amerika Latin dengan teguh mendorong pembangunan komunitas dengan masa depan bersama China–Amerika Latin agar kemitraan kerja sama komprehensif China-Amerika Latin dapat memberikan manfaat yang lebih baik bagi rakyat kedua pihak," tambah Wang Yi.

Wang Yi menyebut kerja sama China-Amerika Latin adalah saling membantu dan saling mendukung di antara negara-negara "Global South".

"Jika menengok kembali lebih dari setengah abad terakhir, alasan hubungan China-Amerika Latin berkembang pesat adalah karena China selalu menghormati rakyat Amerika Latin, dan selalu berhubungan secara setara serta saling menguntungkan dengan berbagai negara di Amerika Latin," tambah Wang Yi.

China, kata Wang Yi, tidak pernah melakukan gangguang geopolitik, tidak pernah mencampuri urusan dalam negeri negara lain, dan tidak pernah meminta siapa pun untuk memilih pihak tertentu.

Pada Pertemuan Tingkat Menteri Forum Kerja Sama China–Amerika Latin tahun lalu, China dan negara-negara Amerika Latin juga bersama-sama meluncurkan lima program besar di bidang persatuan, pembangunan, peradaban, perdamaian, dan hubungan antarmasyarakat, serta menggambarkan cetak biru China dan Amerika Latin untuk bersama-sama melangkah menuju modernisasi.

"Panggung internasional abad ke-21 seharusnya tidak lagi mementaskan lakon lama abad ke-19. Sumber daya Amerika Latin adalah milik rakyat Amerika Latin, jalan apa yang ditempuh negara-negara Amerika Latin harus dipilih sendiri oleh rakyat Amerika Latin, dan dengan siapa mereka berteman harus diputuskan sendiri oleh negara-negara Amerika Latin," tegas Wang Yi.

Selain Venezuela, Amerika Serikat juga membuat Panama keluar dari "Belt and Road Initiative" bentukan China.

Terlebih lagi Mahkamah Agung Panama pada 29 Januari 2026 memutuskan bahwa konsesi yang dipegang oleh anak perusahaan CK Hutchison Holdings Hong Kong untuk mengoperasikan Pelabuhan Balboa di Pantai Pasifik dan Cristóbal di sisi Atlantik Terusan Panama melanggar konstitusi.

Putusan pengadilan tersebut menyusul audit oleh pengawas keuangan Panama, yang menuduh adanya penyimpangan dalam perpanjangan konsesi selama 25 tahun yang diberikan pada tahun 2021.

Audit itu sendiri dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengambil alih Terusan Panama yang dibangun AS pada awal abad ke-20 dan dikembalikan kepada Panama pada 1999, karena menilai AS dikenakan biaya yang berlebihan untuk menggunakan terusan tersebut.

Terusan Panama menangani sekitar 40 persen lalu lintas kontainer AS dan 5 persen perdagangan dunia. Pembangunan kanal tersebut dibiayai oleh AS, yang mengoperasikannya selama seabad sebelum menyerahkan kendali kepada Panama pada tahun 1999.

  • donald trump
  • terusan panama
  • wang yi
  • diplomasi china
  • amerika latin

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.