12 Tahun Menghilang, Keluarga korban Pesawat Malaysia Airlines MH370 Serukan Perpanjangan Pencarian

Minggu, 08 Mar 2026, 15:53 WIB

PUTRA JAYA - Pada hari Minggu (8/3), keluarga para penumpang penerbangan Malaysia Airlines MH370 mendesak pemerintah Malaysia untuk memperpanjang kontrak yang telah ditandatangani dengan perusahaan eksplorasi laut dalam, Ocean Infinity, guna melanjutkan pencarian pesawat yang hilang 12 tahun lalu.

Dari The Guardian, Pesawat Boeing 777 tersebut membawa 227 penumpang dan 12 awak menghilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014, dan menjadi salah satu misteri penerbangan abadi di dunia.

Ket. Foto: Keluarga para korban yang berada di dalam pesawat mendesak pemerintah Malaysia untuk memperpanjang kontrak dengan perusahaan eksplorasi laut dalam. — Sumber: Istimewa

Sejak saat itu, berbagai operasi pencarian pesawat telah dilakukan di Samudra Hindia bagian selatan, tetapi semuanya tidak membuahkan hasil.

Pada bulan Maret tahun lalu, Malaysia setuju untuk mengizinkan Ocean Infinity melanjutkan pencarian dengan prinsip "tidak ditemukan, tidak ada bayaran", di mana perusahaan tersebut hanya akan dibayar 70 juta jika bangkai kapal berhasil ditemukan.

Namun, Biro Investigasi Kecelakaan Udara Malaysia (AAIB) mengatakan pada hari Minggu bahwa operasi pencarian belum membuahkan hasil sejauh ini, setelah dua fase pencarian yang mencakup 28 hari dan sekitar 7.571 km persegi (2.923 mil persegi) dasar laut.

Operasi tersebut secara berkala terganggu oleh kondisi cuaca dan laut, dengan fase kedua berakhir pada 23 Januari, kata AAIB. “Pemerintah tetap berkomitmen untuk terus memberi informasi kepada keluarga dan akan terus memberikan pembaruan sebagaimana mestinya,” katanya.

Voice370, sebuah kelompok yang mewakili keluarga para korban di kapal tersebut, mengatakan bahwa Ocean Infinity kemungkinan besar tidak akan melanjutkan pencarian sebelum kontraknya berakhir pada bulan Juni, karena datangnya bulan-bulan musim dingin di belahan bumi selatan dan kondisi laut yang memburuk.

Organisasi tersebut mendesak pemerintah untuk mengabulkan setiap permintaan Ocean Infinity untuk memperpanjang perjanjiannya, serta memperluas ketentuan yang sama kepada perusahaan eksplorasi lain yang berminat. “Tambahan sederhana yang memperpanjang periode kontrak tanpa mengubah ketentuan inti perjanjian akan memungkinkan pencarian untuk terus berlanjut tanpa penundaan,” katanya.

Ocean Infinity sebelumnya telah melakukan pencarian terhadap pesawat tersebut tetapi gagal menemukan puing-puing yang signifikan.

Dalam laporan tahun 2018, para penyelidik Malaysia tidak menarik kesimpulan tentang apa yang terjadi di dalam penerbangan tersebut, tetapi tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa pesawat tersebut sengaja dialihkan dari jalur penerbangan.

  • Malaysia Airlines MH370

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.