Macet di Lembah Anai Mau Dikurangi, Menteri PU Dorong Pembangunan Tol

Jumat, 06 Mar 2026, 23:10 WIB

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan rencana pembangunan Tol Lembah Anai di Sumatera Barat.

Proyek ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di jalur tersebut, terutama saat musim liburan atau arus mudik.

Ket. Foto: Foto udara pekerja mengoperasikan alat berat memperbaiki jalan rusak di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (16/12/2025). — Sumber: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Menurutnya, keberadaan jalan tol ini nantinya tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah.

Dengan akses yang lebih cepat dan efisien, aktivitas ekonomi di sekitar kawasan Lembah Anai diharapkan ikut terdorong, sekaligus membuat perjalanan warga menjadi lebih nyaman dan tidak lagi terlalu terjebak macet di jalur utama.

"Itu untuk mengurangi trafik, dan lagi jalan nasional Lembah Anai itu sebetulnya kalau saya secara pribadi mengatakan sudah tidak layak, karena tebingnya, jadi kalau hujan deras 4-5 jam saya punya keyakinan akan terjadi longsor lagi," kata Dody di Jakarta, Jumat (6/3).

Menurut dia, rencana pembangunan jalan Tol Lembah Anai merupakan keniscayaan karenalalu lintas cukup tinggi dan tingkat kesulitannya juga cukup besar karena harus membangun terowongan.

"Rencana awalnya pakai Hutama Karya, tapi ada beberapa persyaratan teknis nanti akan diatur oleh Direktur Jenderal Bina Marga bekerja sama dengan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Nanti saya ikut arahan Pak Dirjen saja. Mau siapapun boleh, pokoknya yang penting cepat," katanya.

Dody menyampaikan bahwa rencana pembangunan jalan Tol Lembah Anai diharapkan dapat dimulai pada tahun ini, mengingat hal tersebut sudah disetujui oleh Presiden RI.

"Harusnya mulai tahun ini. Itu sudah disetujui Bapak Presiden. Karena Bapak Presiden pada saat meninjau, kita sudah sempat sampaikan dan Bapak Presiden sudah bilang 'Oke, kerjakan saja,'" ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merencanakan pembangunan jalan alternatif jangka panjang untuk penghubung jalur Padang-Bukittinggi guna mengurangi beban pada area Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang selama ini merupakan akses utama penghubung kedua daerah.

Hal tersebut mengingat jalur Padang-Bukittinggi via Lembah Anai tersebut telah mengalami dua kali kerusakan berat, atau putus total dalam kurun waktu dua tahun terakhir, tepatnya akibat banjir bandang pada Mei 2024 dan November 2025.

Dody mengatakan pada dasarnya dalam beberapa bulan terakhir, Kementerian PU telah merencanakan untuk percepatan pembangunan jalan tol, yakni dari Padang-Sicincin menuju Padang Panjang hingga Bukittinggi.

Namun masalah terbesarnya, ujar dia, dalam pembangunan tersebut harus ada tunnel atau terowongan yang menembus bukit yang cukup tinggi di kawasan sekitar Lembah Anai.

Selain itu, alternatif lainnya juga perlu dibangun flyover di sekitar air terjun Lembah Anai sebab kondisi airnya yang seringkali melimpah hingga ke jalan saat musim hujan.

Namun, ia memastikan pihaknya akan berupaya secepatnya baik itu dalam feasibility study, Detail Engineering Design (DED), dan sebagainya, sehingga pengerjaan fisik dapat dilakukan 2026 sebab kondisi cuaca tidak akan pernah bisa ditebak atau mungkin saja memburuk.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.