Lindungi Gajah, Hukum Sangat Berat Para Penjahat Pemburu Gajah. Jaga Ruang Habitat

Jumat, 06 Mar 2026, 05:12 WIB

JAKARTA – Aksi manusia-manusia tidak berperikebinatangan terhadap gajah terus saja berlangsung. Mereka tega membunuh gajah hanya untuk mengejar beberapa rupiah dari gadingnya. Mereka harus dihukum sangat berart bila tertangkap agar jera. Gencarkan patrol hutan untuk menangkap mereka.

Tetangga yang melihat warganya membawa gading mesti melaporkan ke petugas. Selain itu, ruang-ruang untuk gajah harus dilindungi. Jangan sampai lahan atau habitat gajah dibiarkan terus menyempit. Pemerintah tengah menyiapkan instruksi presiden (inpres) untuk penyelamatan. Saat ini populasi Gajah Sumatera habitatnya terus menyusut.

Ket. Foto: selamatkan dan lindungi gajah — Sumber: ist

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan inpres tersebut dibuat mengingat kondisi habitat gajah mengalami fragmentasi yang luar biasa. Dari semula terdapat 44 kantong habitat gajah di Sumatra, kini jumlahnya terus berkurang.

“Dulu ada 44 kantong gajah di Sumatra. Minggu pertama saya bekerja sebagai menteri kehutanan, tercatat tinggal 12 kantong gajah, dan satu bulan kemudian tinggal 11,” kata Raja Juli Antoni di Pekanbaru, Kamis.

Menurutnya, penyusutan kantong habitat tersebut banyak dipicu praktik ilegal di kawasan hutan yang menyebabkan habitat gajah terpecah dan terisolasi. Sebagai langkah penanganan, Kementerian Kehutanan tengah mempersiapkan inpres penyelamatan gajah Sumatra.

Kebijakan ini nantinya akan difokuskan pada upaya menghubungkan kembali kantong-kantong habitat yang terpisah. “Kami akan menghubungkan antar kantong gajah yang tersisa dan juga memperkuat konektivitas di dalam kantong habitat tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan populasi Gajah Sumatra saat ini berada dalam kondisi terancam punah dengan jumlah sekitar 1.200 ekor yang tersebar dari Aceh hingga Lampung. Oleh karena itu, pemerintah juga menaruh perhatian serius terhadap praktik perburuan liar yang memburu gading gajah.

“Kita perlu menyampaikan kepada masyarakat bahwa gajah ini masuk kategori endangered. Perburuan liar yang mencari gading harus terus diantisipasi,” ujarnya. Raja Juli Antoni juga mengapresiasi upaya penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian dalam menangani kejahatan terhadap satwa liar.

“Kami mengapresiasi jerih payah jajaran Kepolisian Daerah Riau. Kami berharap ini menjadi kejadian terakhir dan tidak ada lagi masyarakat yang bermain dengan eksistensi satwa liar. Negara akan hadir menindak tegas para pelakunya,” kata dia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.