AS dan Venezuela Sepakat Bangun Kembali Hubungan Diplomatik Setelah Penggulingan Maduro

Jumat, 06 Mar 2026, 13:31 WIB

CARACAS — Amerika Serikat dan Venezuela sepakat untuk membangun kembali hubungan diplomatik dalam perubahan besar hubungan kedua negara yang secara historis bermusuhan, kata Departemen Luar Negeri, Kamis (5/3).

Menurut Associated Press, langkah tersebut terjadi setelah sejumlah pejabat pemerintahan Trump mengunjungi negara Amerika Selatan tersebut menyusul operasi militer AS yang menggulingkan mantan Presiden Nicolás Maduro pada Januari lalu. Sejak itu, pemerintahan Trump telah meningkatkan tekanan pada loyalis Maduro yang kini berkuasa untuk menerima visinya bagi negara kaya minyak tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: AP

Hubungan antara kedua negara terputus pada tahun 2019, selama pemerintahan Trump pertama, atas keputusan Maduro. Mereka menutup kedutaan secara bersama-sama setelah Presiden AS Donald Trump memberikan dukungan publik kepada anggota parlemen oposisi Venezuela Juan Guaidó, yang mengklaim sebagai presiden sementara negara itu pada Januari tahun itu. Hal itu mendorong staf diplomatik AS untuk pindah ke Kolombia yang bertetangga.

Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis mengatakan bahwa pembicaraan antara kedua negara "difokuskan pada membantu rakyat Venezuela untuk maju melalui proses bertahap yang menciptakan kondisi untuk transisi damai menuju pemerintahan yang dipilih secara demokratis."

Pengumuman tersebut dibuat pada akhir kunjungan dua hari Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum ke Venezuela. Kunjungan tersebut sebagian besar berfokus pada sektor pertambangan negara itu. Kunjungan ini menyusul kunjungan Menteri Energi Chris Wright pada bulan Februari yang berpusat pada potensi minyak Venezuela. Kedua menteri bertujuan meningkatkan investasi asing guna memajukan rencana bertahap pemerintah untuk memulihkan negara yang dilanda krisis tersebut.

Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodríguez, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden Maduro, mengatakan di televisi pemerintah bahwa langkah-langkah tersebut "akan memperkuat hubungan antara kedua negara kita."

Pemerintah Rodríguez dalam sebuah pernyataan kemudian menyatakan keyakinan bahwa pemulihan hubungan diplomatik "akan berkontribusi pada penguatan pemahaman dan membuka peluang untuk hubungan yang positif dan saling menguntungkan."

“Hubungan ini seharusnya menghasilkan kebahagiaan sosial dan ekonomi bagi rakyat Venezuela,” katanya.

Sejak serangan AS yang belum pernah terjadi sebelumnya di Venezuela, pemerintahan Trump telah mendorong pemerintah untuk melakukan perubahan besar, termasuk membuka sektor minyaknya kepada perusahaan asing. Pemerintah Rodríguez juga menyetujui undang-undang amnesti yang memungkinkan pembebasan politisi, aktivis, pengacara, dan banyak lainnya, yang secara efektif mengakui bahwa pemerintah telah menahan ratusan orang di penjara karena motivasi politik.

Trump mengejutkan warga Venezuela di dalam dan luar negeri dengan keputusannya untuk bekerja sama dengan Rodríguez, alih-alih oposisi politik, setelah penggulingan Maduro. Pada hari Minggu, pemimpin oposisi utama Venezuela dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2025, María Corina Machado, mengatakan  ia akan kembali ke Venezuela dalam beberapa minggu mendatang dan bahwa pemilihan akan diadakan di Venezuela.

Pergeseran besar seperti itu tidak akan terpikirkan beberapa bulan sebelumnya di negara Amerika Selatan tersebut. Arus politik utama Venezuela, yang dikenal sebagai Chavismo, telah mampu menghindari berbagai tantangan yang dilancarkan selama bertahun-tahun, mulai dari sanksi AS hingga krisis ekonomi yang semakin memburuk.

  • Venezuela

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.