Danlanud Iswahjudi Ancam Sanksi Berat Prajurit yang Nekat Main Judol dan Pinjo

Kamis, 05 Mar 2026, 01:50 WIB

MAGETAN - Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh personel prajurit dan PNS jajaran untuk mewaspadai ancaman gaya hidup modern, mulai dari hedonisme hingga jeratan judi daring (judol), dan pinjaman daring (pinjol). 

Dalam kegiatan Jam Komandan yang digelar di Magetan, Rabu (4/3), ia menegaskan bahwa perilaku tersebut tidak hanya merusak ekonomi pribadi dan keharmonisan rumah tangga, tetapi juga merupakan pelanggaran berat terhadap Sapta Marga dan disiplin militer. Di tengah pesatnya teknologi informasi, personel TNI AU dituntut untuk lebih bijak dalam bersikap, terutama di media sosial, guna menjaga kehormatan diri serta integritas institusi dari pengaruh budaya instan yang merugikan.

Ket. Foto: Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo memberikan arahan dalam kegiatan Jam Komandan yang diikuti seluruh personel di Gedung Graha Dewanto, Lanud Iswahjudi, Magetan, Rabu (4/3). — Sumber: ANTARA/HO-Penerangan Lanud Iswahjudi

"Hati-hati dalam bersikap dan mengambil keputusan di tengah kehidupan modern yang penuh dengan godaan hedonisme dan budaya instan. Jika tidak waspada, hal itu bisa menjerumus ke hal-hal persoalan yang lebih serius, seperti judol, pinjol, yang menuju konflik rumah tangga, pelanggaran disiplin, hingga tindakan yang merugikan diri sendiri," ujarnya dalam keterangan di Magetan, Jatim, Rabu.

Melalui kegiatan Jam Komandan yang diikuti seluruh personel, ia menekankan bahwa judi online merupakan pelanggaran berat terhadap aturan, disiplin militer, dan etika keprajuritan. Perbuatan itu juga tidak sejalan dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

Untuk itu, ia menegaskan seluruh jajarannya waspada akan judi online, jeratan pinjaman online, hingga berbagai tindakan penipuan yang berawal dari tekanan ekonomi maupun gaya hidup yang tidak terkendali.

Ia juga mengingatkan seluruh personel lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Perkembangan teknologi informasi, katanya, memang memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi. Namun, di sisi lain juga menuntut kedewasaan dalam bersikap agar tidak menampilkan perilaku yang dapat meruntuhkan harga diri prajurit maupun membuka informasi yang seharusnya dijaga.

Ia mengajak seluruh personel untuk bersama-sama membangun budaya lingkungan kerja yang baik di lingkungan Lanud Iswahjudi.

Menurutnya, lingkungan yang positif akan membantu membentuk karakter individu yang lebih dewasa dan bijaksana, sehingga setiap anggota memiliki ketahanan pribadi dalam menghadapi berbagai godaan kehidupan saat ini.

"Dengan demikian, Lanud Iswahjudi akan tetap terjaga performanya dan mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi kekuatan TNI Angkatan Udara," katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Lanud Iswahjudi atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama ini.

Ia berharap, seluruh anggota terus menjaga integritas, kedisiplinan, budaya kerja positif, serta kehormatan diri dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

  • judol
  • tni ad
  • judi online
  • pinjaman online
  • lanud iswahjudi
  • marsma tni muchtadi anjar legowo

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.