Kapuspen Tegaskan TNI Siap Bantu Polri Amankan Demonstrasi Kamis 27 Agustus

Kamis, 27 Agu 2026, 06:05 WIB

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan kesiapannya untuk membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengamankan aksi demonstrasi yang berlangsung pada Kamis (27/8).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas memastikan TNI siap dilibatkan dalam pengamanan aksi demonstrasi.

Ket. Foto: Kapuspen Mabes TNI Brigjen TNI Muhammad Nas saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6). — Sumber: ANTARA/Walda Marison

Kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, Nas mengatakan tugas pengamanan situasi selama demonstrasi sebenarnya berada di ranah Polri.

"Pengamanan yang pasti tugas Polri ya, TNI membantu perkuatan atas permintaan," kata Nas.

Saat ditanya berapa jumlah personel yang siap digerakkan untuk pengamanan massa aksi, ia tidak menjelaskan secara rinci.

Sementara itu, Polri mengimbau masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi agar menggunakan hak berpendapat di muka umum secara tertib, damai, dan bertanggung jawab.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Rabu, mengatakan Polri menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara damai, tertib, dan kondusif,” kata Isir.

Ia mengatakan penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi dan hak setiap warga negara yang dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum

Karena itu, Isir mengimbau masyarakat menyampaikan aspirasi secara bermartabat dengan tetap memperhatikan hak masyarakat lain di ruang publik agar situasi tetap damai dan tertib.

“Sampaikan aspirasi dengan cara yang baik serta tetap menghormati hak dan kebebasan orang lain dalam beraktivitas secara aman dan nyaman, bersama-sama saling memelihara dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujarnya.

Isir mengatakan Polri siap memberikan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung tertib dan kondusif.

Menyiagakan 120 Petugas

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiagakan 120 petugas untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama berlangsungnya aksi penyampaian pendapat di Gedung DPR/MPR RI dan sekitarnya pada Kamis (27/8).

“Sebanyak 60 petugas disiagakan pada shift pertama pukul 07.00–13.00 WIB dan 60 petugas pada shift kedua pukul 13.00–19.00 WIB,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin di Jakarta, Rabu.

Budi mengimbau masyarakat agar mengikuti arahan petugas, berhati-hati dalam berkendara, serta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memperkirakan jumlah peserta yang mengikuti aksi penyampaian pendapat di muka umum pada Kamis (27/8), khususnya yang terpusat di kawasan Gedung DPR/MPR RI mencapai 500 orang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan estimasi massa tersebut berdasarkan surat pemberitahuan yang telah diterima oleh pihak kepolisian dari beberapa elemen masyarakat.

"Kalau kita berbicara estimasi, sejauh ini masih sekitar 500 massa. Kami menerima pemberitahuan dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dan beberapa aliansi lainnya," katanya.

Adapun konsentrasi massa aksi diperkirakan terpusat di kawasan Gedung DPR/MPR RI.

Budi juga mengantisipasi kemungkinan bergabungnya elemen mahasiswa dalam barisan massa unjuk rasa tersebut.

"Terkait situasi di lapangan, Polda Metro Jaya memastikan hingga saat ini belum ada peserta aksi yang diamankan maupun ditemukan membawa senjata berbahaya," ucapnya.

  • tni ad
  • tni dan polri
  • pengamanan demo
  • kapuspen tni

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.