- Home
-
- Megapolitan
-
- Lokasi Peringatan Nuzulul ...
Lokasi Peringatan Nuzulul Qur’an 2026 di Istana Negara Jakarta
Rabu, 04 Mar 2026, 19:51 WIBJAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qurâan tahun ini akan dilaksanakan di Istana Negara. Kepastian tersebut disampaikan usai dirinya bertemu Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (4/3/2026).
Menag menjelaskan, pertemuan tersebut secara khusus membahas persiapan pelaksanaan Nuzulul Qurâan agar berjalan khidmat dan memiliki pesan kebangsaan yang kuat. Ia menyebut Presiden memberikan arahan langsung agar peringatan digelar di Istana Negara sebagai simbol negara.
"Baik, teman-teman sekalian. Saya baru saja bertemu dengan Bapak Presiden untuk membicarakan persiapan peringatan Nuzulul Qurâan. Insya Allah, peringatan Nuzulul Qurâan direncanakan akan dilaksanakan di Jakarta, tepatnya di Istana Negara," ujar Nasaruddin kepada awak media.
Dalam pembahasan tersebut, sejumlah opsi lokasi sempat dipertimbangkan sebelum diputuskan secara final. Beberapa di antaranya adalah Ibu Kota Nusantara, Masjid Istiqlal, hingga Istana Negara sebagai pusat simbol pemerintahan.
"Dan Bapak Presiden memberikan arahan agar kegiatan tersebut dilaksanakan di Istana Negara," jelasnya.
Menurut Nasaruddin, pemilihan Istana Negara bukan semata pertimbangan teknis, melainkan memiliki nilai simbolik yang kuat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai momentum Nuzulul Qurâan tidak hanya menjadi refleksi spiritual umat Islam, tetapi juga pengingat atas nilai keadilan, persaudaraan, dan kemanusiaan yang terkandung dalam ajaran Al-Qurâan.
"Ini bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen kebangsaan kita. Nilai-nilai Al-Qurâan seperti keadilan, persaudaraan, dan kepedulian sosial sangat relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tuturnya.
Lebih lanjut, Kementerian Agama akan menyiapkan konsep acara yang khidmat namun tetap inklusif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Tokoh agama, duta besar negara sahabat, serta perwakilan generasi muda direncanakan hadir sebagai bagian dari pesan persatuan dan silaturahmi kebangsaan.
"Kami ingin agar peringatan Nuzulul Qurâan ini menjadi ruang silaturahmi kebangsaan. Istana Negara sebagai simbol negara diharapkan dapat menjadi tempat yang merekatkan nilai spiritual dan nilai kenegaraan," ungkapnya.
Ia memastikan seluruh aspek teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan secara matang dengan pihak Istana agar kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Menurutnya, persiapan dilakukan tidak hanya dari sisi substansi acara, tetapi juga tata kelola protokoler dan keamanan agar peringatan berjalan penuh makna.
"Kami akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya, baik dari sisi substansi acara maupun teknis pelaksanaannya. Insya Allah, ini akan menjadi peringatan yang penuh makna," pungkas Menag.
- Nuzulul Quran
- Istana Negara
- kegiatan keagamaan
- Menag Nasaruddin Umar
- Kemenag RI
- Presiden Prabowo Subianto
- Kementerian Agama
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Hari ini Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional di Cikarang
-
93 Sekolah Rakyat Permanen Dibangun! Prabowo: Ini Cara Putus Rantai Kemiskinan
-
Bappisus Sebut URI Akan Fokus untuk Perkuat Pendidikan Berbasis STEM
-
MSCI Rombak Aturan, Saham yang Naik Terlalu Tinggi Kini Disaring Lebih Ketat
-
Bandarlampung Expo Jadi Ajang Strategis, Pemprov Lampung Fokus Dorong UMKM.
-
Harga Cabai Rawit Rp47.300/Kg, Telur Ayam Rp30.350/Kg
-
Gambaran Skuad Timnas untuk Piala AFF Sudah di Tangan Pelatih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.