Misi “Impossible” Barca Harus Balikkan Keadaan

Selasa, 03 Mar 2026, 07:11 WIB

BARCELONA - Barcelona menghadapi tugas berat saat menjamu Atletico Madrid dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Rabu (4/3) dini hari WIB. Kekalahan 0-4 di leg pertama memaksa tuan rumah mengejar defisit besar demi menjaga peluang lolos ke final. Mengejar lima angka tanpa kebobolan, seperti misi “tidak mungkin.”

Kekalahan telak di kandang Atletico membuat Blaugrana berada di situasi yang tidak lazim. Mereka dipaksa membalikkan defisit empat gol demi menjaga asa trofi domestik tetap menyala. Sebaliknya, Los Rojiblancos datang dengan kepercayaan diri tinggi. Hanya keajaiban yang bisa menggagalkan langkah mereka menuju partai puncak.

Ket. Foto: Gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente dan penyerang Barcelona, Lamine Yamal, berebut bola saat pertandingan Copa del Rey (Piala Raja) Spanyol antara Atletico lawan Barcelona di Stadion Metropolitano di Madrid. — Sumber: Pierre-Philippe MARCOU/AFP

Dalam laga leg pertama di Metropolitano, Barcelona benar-benar tertekan. Intensitas tinggi dan agresivitas tuan rumah membuat tim asuhan Hansi Flick kesulitan mengembangkan permainan. Mereka kalah dalam duel-duel krusial, lambat mengantisipasi bola kedua, dan gagal menemukan ritme khas yang selama ini menjadi identitas.

“Kami bermain bukan dengan standar Barcelona. Di leg kedua kami harus tampil dengan keberanian, intensitas, dan keyakinan penuh. Empat gol memang berat, tetapi sepak bola selalu memberi ruang untuk hal-hal luar biasa,” ujar pelatih Barcelona, Hansi Flick.

Meski memiliki tugas berat, Barcelona punya modal moral. Di La Liga mereka masih memuncaki klasemen. Ini menunjukkan konsistensi sepanjang musim. Akhir pekan lalu, mereka juga tampil meyakinkan saat mengalahkan Villarreal 4-1. Lamine Yamal menjadi bintang dengan mencetak trigol (hat-trick) pertamanya di level senior. Ini memberi suntikan rasa optimis jelang duel hidup-mati nanti.

Kabar baik juga datang dari ruang pemulihan. Marcus Rashford, Raphinha, dan Pedri yang absen dalam laga leg pertama kini telah pulih dan siap memberi warna berbeda dalam upaya Barcelona untuk bangkit. Namun, Barcelona tetap kehilangan sejumlah pemain kunci. Eric Garcia harus menjalani skorsing akibat kartu merah. Sedangkan Robert Lewandowski menepi karena retak tulang rongga mata kiri. Andreas Christensen dan Frenkie de Jong juga belum pulih. Lalu, Gavi dinilai belum cukup siap untuk dipaksakan bermain penuh.

Di kubu lawan, Atletico tampil nyaris sempurna pada pertemuan pertama. Gol bunuh diri Eric Garcia membuka jalan. Kemudian, Antoine Griezmann menggandakan keunggulan lewat penyelesaian tenang. Ademola Lookman memperlebar jarak dengan sepakan keras, lalu memberi assist kepada Julian Alvarez yang menutup babak pertama dengan gol keempat.

“Kami menghormati Barcelona dan sejarah mereka. Tapi kami datang untuk menyelesaikan pekerjaan. Kami harus bermain disiplin, kompak, dan cerdas. Mereka akan menekan sejak menit pertama,” ujar pelatih Atletico, Diego Simeone.

Atletico memang dikenal piawai mengelola laga-laga besar dengan tekanan tinggi. Organisasi pertahanan yang rapi serta efektivitas serangan balik menjadi senjata utama. Modal mereka juga cukup solid: tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Ini termasuk kemenangan 1-0 atas Real Oviedo lewat gol Alvarez di babak tambahan.

Jarang Imbang

Rekor pertemuan kedua tim juga mengisyaratkan duel panas. Empat pertemuan terakhir tak pernah berakhir imbang. Hal ini menandakan salah satu pihak selalu menemukan cara untuk menang.

Di Camp Nou, Barcelona akan mencoba menggebrak sejak awal, memburu gol cepat untuk menyalakan harapan. Namun, di seberang, Atletico siap menunggu, meredam, lalu menghukum lewat serangan balik cepat.

Empat gol adalah jarak yang teramat jauh. Namun, bagi Barcelona, ini bukan sekadar soal skor, melainkan harga diri dan karakter. Sementara itu, bagi Atletico, ini tentang menjaga fokus dan menuntaskan langkah menuju final. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formasi

Barcelona 4-2-3-1

Garcia

Kounde, Cubarsi, Martin, Balde

Pedri, Olmo

Yamal, Lopez, Raphinha

Torres

Atletico Madrid 4-4-2

Musso

Ruggeri, Hancko, Pubill, Molina

Simeone, Koke, Llorente, Lookman

Alvarez, Sorloth

  • Barcelona

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.