Kemeriahan Cap Go Meh Kalbar 2026: Sinergi TNI-Polri Jamin Keamanan Atraksi Tatung Bengkayang
Selasa, 03 Mar 2026, 18:00 WIBBENGKAYANG -Aroma hio dan tabuhan perkusi ritual memenuhi langit Kecamatan Bengkayang saat ratusan warga memadati perayaan Cap Go Meh (CGM) 2026, Selasa (3/3).
Guna menjamin kekhusyukan ritual pawai Tatung yang menjadi magnet utama, Polres Bengkayang mengerahkan 149 personel gabungan untuk mengamankan titik-titik strategis. Tak sekadar atraksi mistik pengusir energi negatif, perayaan tahun ini kembali meneguhkan posisi Kabupaten Bengkayang sebagai simbol harmoni dan rumah bagi keberagaman budaya di Kalimantan Barat.
Pengamanan juga melibatkan 15 personel TNI, 20 anggota Satpol PP, 15 petugas Dinas Perhubungan, serta 10 tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.
"Aparat gabungan disiagakan di sejumlah titik strategis dan persimpangan guna mengatur arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," ujar Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kabagops Polres Bengkayang Kompol Rismanto Ginting.
Dia Dmia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
âLaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, utamakan keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat,â ujarnya.
Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Ia menilai sinergisitas TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana yang aman dan kondusif.
Selain di Kecamatan Bengkayang, pengamanan juga dilaksanakan di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan dan Kecamatan Sungai Raya oleh jajaran Polsek setempat guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan tertib.
"Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan arus lalu lintas tetap lancar berkat pengaturan aparat gabungan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Imlek dan CGM 2026 Kecamatan Bengkayang Aguspinus (Djap Se Fong) menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang, para donatur, serta Yayasan Ariamarama Bengkayang atas dukungan terhadap penyelenggaraan perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini.
Ia mengatakan perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh merupakan tradisi leluhur yang diwariskan kepada generasi penerus masyarakat Tionghoa dan dilestarikan setiap tahun. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat toleransi dan menghargai keberagaman adat, tradisi, dan seni budaya.
"Kehadiran tatung menjadi daya tarik tersendiri karena merupakan ritual keagamaan dalam ajaran Taoisme yang terdapat pada aliran Buddha Tridharma. Ritual pawai tatung bertujuan memohon kepada para dewa agar mengusir energi negatif serta mendatangkan keselamatan dan rezeki bagi masyarakat," ujarnya.
Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Erlianus menyatakan pawai tatung tidak sekadar atraksi budaya, tetapi juga simbol harmoni di tengah keberagaman masyarakat Bengkayang.
âPerayaan Cap Go Meh bukan hanya milik satu etnis, melainkan sudah menjadi kekayaan budaya seluruh masyarakat Bengkayang. Kehadiran kita semua menjadi bukti bahwa daerah ini adalah rumah yang aman dan nyaman bagi keberagaman,â katanya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi panitia serta para tatung yang telah menjalani ritual persiapan. Menurutnya, atraksi tatung merupakan warisan budaya tak benda yang memiliki daya tarik wisata, termasuk bagi wisatawan mancanegara.
Erlianus berharap perayaan budaya tersebut dapat semakin memperkuat sektor pariwisata daerah, selain potensi alam seperti Riam Berawatn, Pulau Lemukutan, dan PLBN Jagoi Babang.
âSemoga semangat perayaan ini membawa keberkahan, kemakmuran, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Bengkayang,â ujarnya.
- polres bengkayang
- cap go meh 2026
- bengkayang
- pawai tatung
- budaya tionghoa
- wisata kalimantan barat
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Awal yang Manis Buat Phonska di Proliga 2026 Setelah Bungkam Falcons 3-0
-
SAR Sumbar Melintasi Sungai dengan Tali untuk Evakuasi Korban Banjir
-
Parah! Cabai Merah Tembus Rp200 Ribu per Kg di Aceh
-
Rayakan Cap Go Meh 2026, Hotel Borobudur Jakarta Hadirkan Ritual Lo Hei
-
Unit K9 Diturunkan untuk Mencari Korban Tanah Longsor di Palembayan
-
Parade tatung di Festival Cap Go Meh Singkawang
-
Prajurit Kodim 1714/PJ Bersama Polri Gelar Patroli, Pastikan Keamanan Jelang Perayaan Natal di Puncak Jaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.