Bagian-bagian Kendaraan yang Harus Dicermati Sebelum Mudik
Selasa, 03 Mar 2026, 02:12 WIBJAKARTA â Liburan panjang sebentar lagi. Warga yang menggunakan kendaraan untuk liburan atau mudik, perlu memperhatikan bagian-bagian kendaraan untuk dicek agar aman. Pengecekan untuk memastikan komponen-komponen penting mobil dalam kondisi prima demi keselamatan dan kenyamanan.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menyarankan pemeriksaan komponen-komponen kendaraan yang penting untuk keselamatan berkendara seperti rem, aki, ban, lampu, dan sistem kelistrikan. "Tekanan ban saat dingin harus sesuai rekomendasi pabrikan, tapak, dinding ban, benjolan, retak, serta keberadaan ban cadangan wajib diperiksa," katanya saat dihubungi dari Jakarta pada Senin.
Ia mengatakan bahwa ban yang kurang tekanan angin dapat mempercepat keausan, meningkatkan risiko gagal ban, dan menurunkan efisiensi penggunaan bahan bakar. "Lampu, wiper, klakson, dan seluruh cairan penting kendaraan juga harus dicek," katanya.
Pemilik mobil dengan mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) dianjurkan memperhatikan kondisi oli mesin, filter oli, coolant radiator, minyak rem, kondisi belt dan selang, serta aki 12V. "Bila oli sudah gelap, kental, atau mendekati interval penggantian, segera ganti sebelum berangkat," kata Yannes.
"Gejala seperti rem kurang pakem, setir terasa aneh, aki melemah, atau AC tidak dingin sebaiknya ditangani lebih awal," ia menambahkan. Menurut dia, pemilik mobil dengan transmisi manual juga perlu memeriksa pelat kopling dan memastikan kondisinya baik guna menghindari risiko over heatdan mogok saat perjalanan panjang atau menghadapi macet dan cuaca panas.
Pemeriksaan mobil listrik dapat mencakup keandalan aki 12V, kabel dan port charging, serta sistem baterai dan pendinginannya. Pengguna mobil listrik disarankan merencanakan rute perjalanan dan pengisian daya dengan dukungan aplikasi seperti Google Maps, PLN Mobile, atau Voltron. Pengguna mobil listrik yang akan melakukan perjalanan jauh disarankan mengisi daya baterai 80 persen sampai 100 persen menjelang keberangkatan.
Jika muncul tanda peringatan pada aki 12V, gangguan pengisian, atau performa pengisian daya yang tidak normal, maka pemilik kendaraan disarankan segera membawa kendaraan ke bengkel agar kendaraan bisa diperiksa dan diperbaiki. Pemeriksaan kendaraan idealnya dilakukan satu sampai dua pekan sebelum keberangkatan agar bengkel punya cukup waktu untuk mengidentifikasi masalah, mengganti suku cadang, dan melakukan perbaikan yang diperlukan.
Selain itu, pengendara bisa mencoba kendaraan sebelum menggunakannya untuk melakukan perjalanan jauh. Pemeriksaan menyeluruh dan penggantian komponen kritis kendaraan sebelum melakukan perjalanan dapat meningkatkan kenyamanan berkendara serta meminimalkan risiko mogok dan kecelakaan di jalan.
- Arus Mudik
- pemeriksaan kendaraan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Pemudik Diimbau Manfaatkan Posko Mudik Bekasi untuk Istirahat
-
Rekayasa Contraflow untuk Mengatasi Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek
-
Jumlah penumpang di Stasiun Malang saat libur Idul Adha
-
Horor Antrean Gilimanuk Memalukan. Mana Persiapan Arus Mudik? Kata Menhub Arus Mudik Berjalan Baik. Sekarang Saja Antrean Masih 9 KM
-
Arus Mudik Melintas di Tol Tangerang-Merak Capai 1,32 Juta Kendaraan
-
Juni Ini Pembangunan Sekolah Rakyat Tahan Dua Harus Rampung
-
Jasamarga: 40.523 Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ pada H-6 Idul Fitri
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.