Kejar Jalan Bebas Lubang, Perbaikan Pantura Dikebut Demi Kelancaran Arus Mudik

Senin, 02 Mar 2026, 04:00 WIB

Jakarta - Pemerintah mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di jalur strategis Pantai Utara (Pantura) hingga Tol Trans Jawa sebagai jalur utama pergerakan pemudik.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/3), menyebut upaya ini ditempuh menyusul tingginya mobilitas kendaraan, terutama di koridor Jawa yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat.

Ket. Foto: Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) memperbaiki lintasan jalur mudik yang mengalami kerusakan di jalur Pantura yang menjadi koridor utama arus mudik 2026, Minggu (1/3). — Sumber: Antara

Di jalur Pantura wilayah barat, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI–Jawa Barat mempercepat penanganan lubang di ruas jalan nasional.

Perbaikan difokuskan untuk memastikan kondisi jalan siap menghadapi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik.

Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangannya menyatakan bahwa penanganan lubang menjadi prioritas utama dan ditargetkan tuntas sebelum puncak arus mudik.

Berdasarkan laporan terbaru, jumlah lubang yang semula tercatat sekitar 7.000 titik kini telah turun signifikan menjadi 2.500 titik.

“Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang),” ujar Dody.

Dalam jangka pendek, perbaikan dilakukan melalui metode patching atau penambalan cepat untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Sementara untuk jangka menengah, Kementerian PU menyiapkan pelapisan ulang (overlay) serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement atau beton di sejumlah titik kritis agar daya tahan jalan lebih optimal.

Perhatian serupa juga diberikan pada ruas Pemalang–Pekalongan yang merupakan bagian penting koridor strategis Pantura. Ruas ini dikenal memiliki mobilitas kendaraan tinggi, terutama kendaraan logistik dan angkutan umum.

“Ruas Pemalang–Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran. Percepatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang andal, khususnya pada jalur dengan mobilitas tinggi seperti Pantura,” kata Dody.

Pekerjaan preservasi di ruas tersebut mencakup perbaikan struktur perkerasan jalan pada sejumlah segmen prioritas. Hingga akhir Februari 2026, progres fisik telah mencapai 78,89 persen, melampaui target rencana sebesar 37,66 persen.

Selain jalur nasional, pemeliharaan juga dilakukan di ruas tol utama Trans Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat pemeliharaan berkala di Ruas Tol Jakarta–Cikampek sebagai langkah antisipasi arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Pada 26 Februari 2026, JTT merealisasikan pekerjaan patching di 172 titik Jalur A arah Cikampek, mulai KM 07+500 hingga KM 71+850. Pemeliharaan juga direncanakan di 82 titik Jalur B arah Jakarta, dari KM 71+300 sampai KM 19+315, termasuk penanganan di Off Ramp Cikarang Timur.

Tak hanya penambalan, rekonstruksi jalan juga dilakukan di Off Ramp Dry Port lajur 2 sejak 27 Februari hingga 2 Maret 2026. Langkah ini ditempuh untuk memastikan struktur perkerasan tetap andal, terutama di area dengan beban lalu lintas tinggi.

Dengan percepatan perbaikan di jalur Pantura dan tol Trans Jawa, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman bagi jutaan pemudik yang akan kembali ke kampung halaman.

  • jalan Pantura

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.