Indahnya Toleransi dalam Cap Go Meh, Singkawang Siapkan 100 Tong Sampah
Minggu, 01 Mar 2026, 12:40 WIBJAKARTA â Perayaan cap go meh tak hanya berpesta tapi juga menggambarkan toleransi. Ustadz kondang Das'ad Latif hadir memberikan ceramah di Festival Jappa Jokka Cap Go Meh di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam (28/2), dengan inti menjaga indahnya toleransi dalam keberagaman.
Festival yang mengusung tema âHarmony in Lightâ ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga ruang temu budaya, tradisi dan kebersamaan antarumat beragama.
Dasâad Latif dalam ceramahnya menyampaikan kehadiran masyarakat lintas agama di acara Cap Go Meh merupakan bentuk penghormatan dan cinta terhadap sesama.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat toleransi, terlebih saat momentum Imlek dan Ramadan yang beriringan di tahun ini. âKita hadir di sini bukan sekadar menikmati festival, tetapi sebagai bukti kecintaan kita kepada saudara-saudara kita, dengan ikut bergembira dalam perayaan mereka yang dilahirkan sebagai etnis Tionghoa oleh Allah SWT,â ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menghormati dan memuliakan siapa pun tanpa memandang status, suku, ras, atau agama. Ustadz Dasâad dalam Tabligh Akbar sebagai rangkaian Festival Cap Go Meh itu juga mengajak masyarakat untuk terus berpegang pada semangat Bhinneka Tunggal Ika dan menjadikan puasa sebagai momentum mengendalikan diri dari lapar, haus, dan hawa nafsu.
Kegiatan Tabligh Akbar ini berlangsung khidmat sekaligus meriah. Tidak hanya dihadiri umat Islam, acara ini juga disambut antusias oleh masyarakat Tionghoa.Â
Gaya khas Ustadz Dasâad Latif yang komunikatif dan humoris membuat suasana semakin hangat, bahkan beberapa penonton diajak berinteraksi dan mendapat hadiah berupa angpao serta uang tunai.
100 Tong Sampah
Sementara itu,UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menempatkan 100 unit tempat sampah di sepanjang rute pawai lampion dan Festival Cap Go Meh. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan kota selama berlangsungnya salah satu agenda budaya berskala internasional tersebut.
Kepala UPT Pengelolaan Sampah DLH Kota Singkawang, Dedi Wahyudi, mengatakan, ratusan tempat sampah tersebut ditempatkan di sejumlah ruas jalan utama yang dilalui peserta pawai. âKami telah menyiapkan 100 tempat sampah di sepanjang Jalan Firdaus, Ponegoro, Vihara Tri Dharma, hingga GM Situt,â ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Selain penyediaan sarana, pihaknya juga mengerahkan 100 petugas kebersihan yang akan disiagakan di lokasi acara. Para petugas akan bertugas membersihkan sampah selama dan setelah rangkaian kegiatan berlangsung. âSebanyak 100 petugas kebersihan kami siagakan di lokasi Cap Go Meh untuk memastikan kondisi tetap bersih dan tertata,â kata Dedi.
- Cap Go Meh
- kota singkawang
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Festival Cap Go Meh di Pontianak
-
Kaltim Siaga! BPBD Kerahkan Armada Darurat Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem
-
Parah! Cabai Merah Tembus Rp200 Ribu per Kg di Aceh
-
Rayakan Cap Go Meh 2026, Hotel Borobudur Jakarta Hadirkan Ritual Lo Hei
-
SAR Sumbar Melintasi Sungai dengan Tali untuk Evakuasi Korban Banjir
-
BNPB Salurkan Bantuan Logistik ke Aceh Timur
-
Unit K9 Diturunkan untuk Mencari Korban Tanah Longsor di Palembayan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.