Gebrakan UMKM Palangka Raya: Rotan Etnik Kalteng Sukses 'Jajah' Pasar Selandia Baru
Minggu, 01 Mar 2026, 17:20 WIBPALANGKA RAYA -Â Produk kreatif besutan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai menancapkan taringnya di kancah internasional. Sebanyak 418 unit produk kerajinan tangan bernuansa etnik, mulai dari tas kombinasi rotan hingga furnitur kayu, resmi diberangkatkan menuju pasar Selandia Baru melalui jalur ekspor.Â
Langkah ini tidak hanya membuktikan daya saing kerajinan lokal Kalteng di mata dunia, tetapi juga menjadi momentum krusial bagi para pengrajin untuk meningkatkan standardisasi kualitas demi memenuhi selera pasar global yang semakin menghargai nilai budaya dan keunikan etnik.
"Produk UMKM yang di ekspor ke Selandia Baru ini ada sebanyak 418 unit (pcs), yang mana keberangkatannya dari Provinsi Jawa Tengah, Jepara menuju Selandia Baru," kata Pemilik Galeri Lifestyle Nusantara, sekaligus perusahaan Exquisite Wood Limited di Selandia Baru, Hairunnisa, saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Kalteng, Minggu.
Hairunnisa menerangkan produk UMKM yang tembus ekspor ini seperti tas kombinasi rotan, furnitur, kerajinan tangan dan produk lain yang bernuansa etnik atau kerajinan lokal Kota Palangka Raya.
"Tujuan kita memfasilitasi ekspor ini hanya semata-mata ingin membuktikan UMKM Palangka Raya mampu bersaing di pasar mancanegara," katanya.
Pihaknya berharap program ini mampu menjadi penyemangat pelaku UMKM untuk terus mengembangkan kualitas dan kuantitas usaha yang digeluti.
"Kita akan terus berupaya dan membantu memasarkan produk-produk para pengusaha UMKM yang ada di Kota Palangka Raya ini, dengan ketentuan syarat dan dukungan baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kota dalam mendukung kemajuan para UMKM yang ada di Kalteng," katanya.
Wakil Wail Kota Palangka Raya Achmad Zaini menyatakan produk UMKM bernuansa etnik dan budaya Kalteng memiliki peluang besar di pasar internasional, termasuk Selandia Baru dan Eropa.
"Pasar Eropa juga sangat menghargai etnik dan budaya. Produk Kalteng memiliki potensi besar untuk dipasarkan secara internasional," katanya.
Ia menambahkan salah satu tantangan utama UMKM menembus pasar ekspor adalah pemenuhan standardisasi kualitas produk, sehingga pelaku UMKM perlu terus meningkatkan kualitas agar mampu bersaing secara berkelanjutan.
- selandia baru
- umkm
- kalimantan tengah
- palangka raya
- ekspor umkm
- kerajinan rotan
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Khofifah Minta Pejabat Eksekusi Kebijakan yang Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata ke Rakyat
-
Menkeu Pastikan BBM Subsidi Tidak Naik meski Harga Minyak Tinggi
-
Thailand dan Vietnam Terapkan WFH untuk Hemat Energi
-
Muhammad Rafli Masuk Daftar Pinjaman Arema FC, Ini Alasan Sebenarnya
-
OJK Siap Rilis ETF Emas Akhir April 2026, Investasi Emas Makin Praktis
-
Ada Tambahan Penghasilan untuk PPPK Kota Tangerang, Tinggal Tunggu Kemendagri
-
Muhammadiyah Kalteng Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di 56 Lokasi, Terapkan Kalender Hijriah Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.