Polres Jaksel Aktifkan Satkamling Amankan Ramadan 1447 H, 150 Personel Siaga

Kamis, 26 Feb 2026, 17:30 WIB

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan mengaktifkan kembali pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) selama Ramadan 1447 Hijriah guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang kerap meningkat selama bulan puasa.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan mengatakan pengaktifan pos Satkamling melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polri hingga TNI. Keterlibatan aparat teritorial seperti Babinsa juga dioptimalkan untuk memperkuat pengawasan di tingkat lingkungan.

Ket. Foto: Polres Metro Jakarta Selatan mengaktifkan kembali pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) selama Ramadhan 1447 Hijriah guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut. — Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri

"Kita mengaktifkan kembali pos-pos Satkamling. Di situ terdiri dari semua unsur mulai dari Polri, TNI dan Babinsa," kata Putu dalam Apel Siaga Kamtibmas di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis.

Selain aparat keamanan, kegiatan tersebut turut menggandeng berbagai elemen masyarakat seperti ojek daring, organisasi kemasyarakatan, serta Pokdar Kamtibmas. Kolaborasi lintas unsur ini diharapkan mampu memperluas jaringan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Adapun fokus pengamanan selama Ramadan mencakup sejumlah aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Di antaranya tawuran remaja, balap liar, hingga fenomena perang sarung yang kerap muncul pada malam hari selama bulan puasa.

"Tindakan-tindakan yang mengganggu situasi kamtibmas, misal tawuran, balap liar, mungkin balap sarung atau perang sarung. Nah, itu yang kita antisipasi bersama," ujarnya.

Kapolres meminta seluruh elemen yang terlibat untuk aktif memberikan informasi apabila menemukan potensi gangguan di wilayahnya masing-masing. Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan dibandingkan penindakan setelah kejadian terjadi.

Selain pengamanan aktivitas malam hari, kepolisian juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan menjelang arus mudik Lebaran. Rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya dinilai rawan menjadi sasaran tindak kriminalitas.

"Menjelang Idul Fitri, sudah banyak warga yang pulang kampung dan meninggalkan rumah kosong. Ini yang perlu kita jaga bersama agar tidak terjadi kriminalitas seperti pencurian maupun kejahatan lainnya," kata dia.

Dalam pelaksanaan pengamanan selama Ramadan, Polres Metro Jakarta Selatan mengerahkan sebanyak 150 personel untuk disebar di sejumlah titik rawan. Penempatan personel dilakukan berdasarkan pemetaan wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan Ibu Kota selama Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan sekitar 10.000 orang dari berbagai elemen untuk mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.