Ekspansi KRL Jakarta: Danantara Targetkan Jalur Cikampek dan Sukabumi Beroperasi Tahun Ini

Kamis, 26 Feb 2026, 13:30 WIB

JAKARTA - Jaringan KRL Commuter Line akan diperpanjang dari Jakarta hingga Cikampek, Sukabumi, dan Rangkasbitung pada 2026 sebagai bagian dari penguatan transportasi publik berbasis rel. Kepastian itu disampaikan Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), Dony Oskaria, dalam forum Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia yang digelar di Jakarta.

"Tahun ini kita akan mengembangkan KRL Jakarta sampai Cikampek, Jakarta sampai Sukabumi, Jakarta sampai Rangkas," ujar Dony Oskaria. 

Ket. Foto: Jaringan KRL Commuter Line akan diperpanjang dari Jakarta hingga Cikampek, Sukabumi, dan Rangkasbitung pada 2026 sebagai bagian dari penguatan transportasi publik berbasis rel. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Ia menegaskan pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi menghidupkan pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang koridor rel yang diperluas.

Menurut Dony, perluasan jaringan ini tidak hanya menyasar peningkatan konektivitas, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan kawasan penyangga ibu kota. Jalur Jakarta–Rangkasbitung juga masuk dalam prioritas pengembangan tahun ini guna memperluas jangkauan layanan komuter.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Danantara mewajibkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menuntaskan elektrifikasi jalur di lima kota besar sebagai fondasi operasional KRL. Pengembangan itu dipastikan tidak akan bergantung pada produk impor karena pemerintah ingin memperkuat rantai pasok industri dalam negeri.

Dony juga meminta KAI bekerja sama dengan PT Industri Kereta Api (INKA) dalam proyek elektrifikasi dan pengadaan sarana perkeretaapian.

"Saya mewajibkan kepada Dirut KAI (Bobby Rasyidin), bahwa ini harus dilakukan, transportasi publik ini akan menghidupkan kota-kota baru di sepanjang jalur yang nanti akan kita kembangkan," katanya.

Selain pengembangan jalur, Danantara berupaya menyehatkan internal INKA yang ditargetkan rampung pada awal tahun ini agar lebih siap mendukung ekspansi. Integrasi industri juga diperkuat melalui pembangunan fasilitas hulu di Banyuwangi yang menghubungkan INKA dengan Krakatau Steel, guna memastikan ketersediaan baja lokal untuk kebutuhan produksi.

Langkah perluasan jaringan KRL ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat peresmian Stasiun Tanah Abang pada 4 November 2025. Saat itu, Presiden meminta KAI menyelesaikan penambahan 30 titik perpanjangan rel serta pengadaan rangkaian kereta baru dalam kurun waktu maksimal satu tahun.

Pengembangan KRL Jakarta-Cikampek dan Jakarta-Sukabumi diproyeksikan menjadi solusi untuk menekan kepadatan lalu lintas sekaligus memangkas waktu tempuh komuter dari wilayah penyangga. Dengan perluasan ini, pemerintah berharap mobilitas masyarakat semakin efisien dan pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar jalur rel dapat terdorong lebih cepat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.