DPR RI Tegaskan Tidak Pernah Minta Alfamart dan Indomaret Ditutup
Selasa, 24 Feb 2026, 17:58 WIBJAKARTA - Ketua Komisi V DPR, Lasarus, menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan dukungan untuk menutup Alfamart dan Indomaret. Menurut dia, isu dukungan DPR untuk menutup dua jaringan ritel itu di seluruh Indonesia adalah hoaks dan tendensius.
âTidak ada pernyataan kami yang meminta Alfamart dan Indomaret supaya ditutup,â ujar dia di Jakarta, Selasa (24/2). Politisi PDI Perjuangan itu juga akan menyiarkan dokumen keputusan rapat sebagai bukti tidak pernah adanya pernyataan tersebut.
Lasarus juga menyoroti informasi menyesatkan yang disebarkan melalui akun Instagram oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab. Postingan tersebut menampilkan Ketua DPR, Puan Maharani, yang seolah-olah memberikan dukungan terkait penutupan Alfamart dan Indomaret.
âSaya menyatakan Ibu Puan Maharani tidak pernah menyampaikan pernyataan itu,â ucap dia. Lasarus menekankan penyebar berita hoaks melalui medsos Instagram tersebut memiliki niatan tertentu dan tidak bertanggung jawab.
Meski begitu, dia mengaku pernah menerima keluhan pedagang toko kelontong yang terpaksa harus menutup usahanya. Menurut Lasarus, mereka mengaku kalah bersaing dengan konglomerat yang merambah bisnis sampai ke pelosok desa.
âKarena itu, saya menyampaikan pemikiran supaya Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja,â ujar dia. Sehingga, lanjut Lasarus, biarlah rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa dan dusun diberikan kepada pedagang sembako.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, sebelumnya juga menyampaikan hal serupa. Menurut dia, jika Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah berjalan, penyebaran bisnis minimarket harus disetop.
Hal itu disampaikannya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR pada November 2025. "Buat apa membangun Kopdes tetapi Alfamart dan Indomaret atau sejenisnya masih merajalela,â ujar dia.
Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, juga pernah menyampaikan hal yang sama. Menurut dia, pengelola Alfamart dan Indomaret sebaiknya tidak lagi menambah gerai baru di wilayah pedesaan.
Ferry menyatakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Kopdes Merah Putih agar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Menurut dia, pemerintah ingin koperasi mengambil peran utama dalam distribusi barang kebutuhan sehari-hari di tingkat lokal.
Menkop juga mengaku pernah bertemu pemilik salah satu jaringan minimarket tersebut. âSaya sampaikan stop bikin ritel modern di desa dan biarkan koperasi desa yang jualan barang-barangnya,â ucap dia. ils/I-1
Berita Terkait:
-
Innit Lombok Peringati Hari Bumi dengan Komitmen Berkelanjutan terhadap Kelestarian Pesisir di Teluk Ekas
-
Legislator: Konsistensi Digitalisasi Kunci Penyaluran Subsidi BBM Tepat Sasaran, Tidak Perlu Satgas Baru
-
Nestle Indonesia Perluas Jaringan Nestlé Waste Station ke Alfamart untuk Perkuat Ekonomi Sirkular
-
DPR Minta Pengawasan Dua Taman Nasional di Lampung Diperketat
-
Trump Peringatkan Eskalasi Perang Besar jika Negosiasi Perdamaian Iran Gagal
-
Berjalan Lancar, Angkutan Laut Lebaran 2026 Layani 2,02 Juta Penumpang
-
Tim Voli Indonesia Masuk Grup Berat AVC Mens Cup 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.