Lalampa, Takjil Favorit Masyarakat Ternate telah Terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual Dilindungi

Senin, 23 Feb 2026, 11:10 WIB

TERNATE - Lalampa merupakan makanan olahan tradisional yang masuk dalam daftar menu favorit masyarakat Maluku Utara (Malut) saat berbuka puasa di bulan Ramadhan telah terdaftar sebagai kekayaan intelektual (KI) Komunal dari daerah di Malut.

Kepala Kanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir di Ternate, Minggu, mengatakan Malut memiliki beragam potensi KI Komunal seperti indikasi asal, pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional, potensi indikasi geografis, dan sumber daya genetik dan kini terdaftar sebagai KI komunal.

Ket. Foto: Salah satu makanan khas Ternate, Lalampa menu berbuka puasa yang dijual di berbagai pusat keramaian Kota Ternate, Minggu (22/2/2026). — Sumber: ANTARA

Argap menyebut indikasi asal adalah tanda atau label yang menunjukkan negara atau daerah asal suatu barang/produk, tanpa dikaitkan dengan faktor lingkungan alamiah.

"Potensi KI komunal tersebut patut dilindungi melalui pencatatan pada DJKI Kementerian Hukum. Peran Pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting untuk mendukung pelindungan KI agar tidak diklaim daerah lain," ujar Argap.

Berdasarkan data lalampa masuk sebagai KI Komunal kategori Indikasi Asal dari Kepulauan Sula dengan nomor surat pencatatan IA822025000055 pada pangkalan data Direktorat Jenderal KI (DJKI) Kemenkum.

Sementara itu, Fatma, pelaku usaha yang menjual lalampa di seputaran Pasar Gamalama saat ditemui mengatakan bahwa lalampa telah menjadi makanan tradisional favorit masyarakat Malut.

Ia membuat sendiri lalampa, yang diproses dari beras ketan dan ikan cakalang atau tuna. Dibungkus dengan daun pisang yang dibakar.

"Apalagi kalau bulan puasa, lalampa banyak diminati dan cepat abis," tutur Fatma sembari menyampaikan keuntungan yang diperoleh bisa mencapai ratusan ribu rupiah dalam sehari.

Seorang pembeli lalampa di Ternate, Fadli mengatakan bahwa lalampa merupakan menu favorit keluarganya saat berbuka puasa.

Selain rasanya yang lezat, sudah menjadi tradisi secara turun-temurun, kue lalampa wajib ada di meja makan saat berbuka puasa.

  • Makanan tradisional

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.