- Home
-
- Megapolitan
-
- Kementan Nyatakan Harga Da...
Kementan Nyatakan Harga Daging dan Telur Ayam di Pasar Kemiri Muka-Depok Jaya Stabil
Senin, 23 Feb 2026, 14:00 WIBJAKARTA â Kementerian Pertanian menyatakan harga daging dan telur ayam ras di Pasar Kemiri Muka dan Pasar Depok Jaya, Depok, Jawa Barat, dalam keadaan stabil untuk memasok kebutuhan masyarakat selama puasa Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H.
"Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan stok pangan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, Kementerian Pertanian melakukan inspeksi mendadak di dua pasar tradisional di Depok, yakni Pasar Depok Jaya dan Pasar Kemiri Muka," kata Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan Tri Melasari dalam keterangan di Jakarta, Senin (23/2).
Dia menyebutkan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga komoditas peternakan terpantau relatif stabil.
Di Pasar Depok Jaya, telur ayam ras dijual sekitar Rp32.000 per kilogram, sementara daging ayam ras berada pada kisaran Rp37.000 per kilogram.
"Kondisi ini menunjukkan harga masih dalam batas wajar dan pasokan tersedia," ujarnya.
Sementara itu, di Pasar Kemiri Muka, telur ayam ras diperdagangkan pada kisaran Rp31.000 per kilogram dan daging ayam ras berada pada kisaran Rp37.000 - Rp40.000 per kilogram.
Untuk daging sapi, harga terpantau sekitar Rp140.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih stabil, sejalan dengan ketersediaan pasokan di tingkat pedagang.
"Harga komoditas peternakan di Depok masih relatif normal. Harga daging ayam rata-rata masih berada di kisaran Rp37.000âRp40.000 per ekor. Ini menunjukkan pasokan dan harga tetap terjaga,â ucapnya.
Adapun beberapa komoditas lain seperti minyak goreng rakyat merek Minyakita, bawang merah dan cabai merah terpantau mengalami peningkatan harga, yang terus dipantau oleh pemerintah bersama instansi terkait.
Ia menuturkan pemerintah juga mencatat pasokan ayam di tingkat pedagang cukup melimpah. Namun demikian, percepatan distribusi tetap diperlukan guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
Ia menegaskan meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Langkah ini, lanjut Tri, dilakukan agar harga pangan strategis di tingkat konsumen tetap terkendali hingga Idul Fitri, sesuai arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman.
Tri menuturkan dalam arahan Mentan Amran, pemerintah akan bertindak tegas terhadap praktik yang berpotensi mengganggu stabilitas harga pangan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Melalui sidak rutin, Kementan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan nasional, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung keberlanjutan usaha petani dan peternak.
- Kementan
- Harga Pangan
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rupiah Masih Tertekan, 12 Juni 2026
-
Enki dan Ninhursag, Kisah Awal Asal-Usul Kehidupan
-
Paus Leo XIV Serukan Persatuan di Hadapan Sejuta Umat Madrid
-
Kombes Hadianur Pimpin Kegiatan Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan PT Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan.
-
Pertamina Patra Niaga Bagikan 2.031 Hewan Kurban Idul Adha
-
Masukan MSCI Dinilai Penting, Reformasi Pasar Modal Diminta Terus Berlanjut
-
Ringankan Beban Peternak Layer, Bapanas Pastikan Stok SPHP Jagung di Jatim Aman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.