Pemkot Tangerang: Program Beasiswa Sekolah Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia

Minggu, 22 Feb 2026, 11:35 WIB

TANGERANG – Program beasiswa bagi anak sekolah jenjang SD, SMP, dan kuliah serta fasilitas sekolah swasta gratis berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 81,53 poin pada 2024 menjadi 82,41 poin pada 2025.

”Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan berjalan efektif dan berdampak langsung terhadap pembangunan sumber daya manusia,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Tangerang Ruta Ireng Wicaksono dalam keterangannya di Tangerang, Minggu (22/2).

Ket. Foto: Siswa di SDN Tangerang 6, Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang sedang menjalani proses kegiatan belajar mengajar. — Sumber: ANTARA

Peningkatan IPM, lanjut Ruta, juga memberikan dorongan terhadap meningkatnya Harapan Lama Sekolah (HLS) dari 13,90 tahun pada 2024 menjadi 13,96 tahun pada 2025.

Ia mengatakan Program Gampang Sekolah bukan sekadar slogan, melainkan langkah konkret Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menghadirkan pendidikan yang inklusif, terjangkau dan berkualitas.

"Peningkatan HLS dan IPM menjadi bukti bahwa investasi pada pendidikan adalah fondasi utama menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menambahkan beberapa program yang dijalankan dalam sektor pendidikan yakni bantuan biaya pendidikan jenjang perguruan tinggi kepada 576 mahasiswa kurang mampu, masing-masing sebesar Rp6 juta per mahasiswa.

Selain itu fasilitas sekolah swasta gratis bisa dimanfaatkan di 65 SD/MI swasta dan 74 SMP/MTs swasta. Pendidikan inklusi juga terus diperluas dengan tersedianya 53 SD dan 17 SMP inklusi.

“Melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) Inklusi, sebanyak 1.298 peserta didik penyandang disabilitas di jenjang SD dan SMP berhasil difasilitasi,” katanya.

Program Beasiswa Tangerang Cerdas turut menjadi penopang utama. Bantuan sebesar Rp80 ribu per bulan diberikan kepada 10.446 peserta didik jenjang SD, SDLB/SKh, dan MI negeri maupun swasta. Sementara itu Rp100 ribu per bulan disalurkan kepada 5.000 peserta didik SMP, SMPLB/SKh, dan MTs negeri maupun swasta.

“Dukungan juga diberikan kepada 18 atlet berprestasi melalui beasiswa khusus. Program angkutan umum gratis bagi pelajar, insentif bagi pendidik dan tenaga kependidikan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan,” kata Ruta.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.