Kemenag akan Bangun Madrasah Terintegrasi di IKN, dari Jenjang RA hingga Aliyah
Minggu, 22 Feb 2026, 08:47 WIBIKN â Kementerian Agama akan membangun Madrasah Terintegrasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mencakup jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
âInsya Allah banyak program Kementerian Agama yang harus segera kita wujudkan di sini. Madrasah terpadu dari raudhatul athfal, ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah. Direktorat mana, atau aturan bagaimana dari Kementerian Agama ini akan pindah secara bertahap. Dan yang selanjutnya, kita akan juga melihat volume kerja dan sistem kerja di sini,â ujar Menag Nasaruddin Umar, Jumat (20/2), saat berkunjung ke IKN, dikutip dari laman Kemenag RI.
Saat bertemu Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Menag menyampaikan rencana pembangunan Madrasah Terintegrasi di bawah naungan Kementerian Agama. Kawasan pendidikan tersebut dirancang meliputi RA, MI, MTs, dan MA, dilengkapi asrama, fasilitas olahraga, masjid, serta sarana pendukung lainnya dengan kebutuhan lahan sekitar 21 hektare.
Madrasah Terintegrasi tersebut diharapkan menjadi solusi pendidikan yang lengkap dan berkualitas bagi warga IKN dan wilayah sekitarnya yang terus bertambah seiring perkembangan ibu kota baru. Kepala Otorita IKN menyatakan kesiapan untuk menyediakan lahan guna mendukung rencana tersebut.
Selain membahas pembangunan madrasah, Menteri Agama juga meninjau perkantoran pemerintahan, fasilitas kesehatan, serta rumah susun Aparatur Sipil Negara (ASN). Menag berdialog dengan ASN dan tenaga kesehatan untuk mengetahui pengalaman kerja serta kesiapan layanan di kawasan tersebut.
âSaya melihat ini sangat efisien, sangat efektif. karyawannya disiapkan tempat tinggal, kemudian juga kantornya juga sudah siap semuanya. Fasilitas jaringan internet itu semuanya sudah oke. Jadi saya kira teman-teman bisa lebih efisien, efektif, konsentrasi kerja di sini,â lanjutnya.
Menag menambahkan, kesiapan infrastruktur dan sistem kerja di IKN membuka peluang bagi Kementerian Agama untuk menguatkan koordinasi secara vertikal dari pusat hingga daerah tanpa harus terpusat di Jakarta.
âMudah-mudahan pada waktunya nanti kita Kementerian Agama bisa pertama kali bisa lebih eksis di sini. Karena kita kan vertikal, jadi mengkoordinasi seluruh karyawan dari pusat sampai ke bawah itu tidak mesti harus di Jakarta, bisa kita melalui jaringan di sini." pungkasnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Film “Teenage Mutant Ninja Turtles: Mutant Mayhem 2” Bakal Tayang 2027
-
Ini 5 Variasi Doa Buka Puasa Lengkap Menurut Hadis Nabi
-
Kemenag: Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 Digelar 19 Maret, Gandeng BMKG dan BRIN
-
Agar Pelanggan Bisa Jalani Ramadan Sepenuh Hati, Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati Selama Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026
-
Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Anggar Asia
-
Kemenkeu Ungkap Daya Tahan Ekonomi Indonesia Kuat
-
Siaga 1, Komisi I DPR: Bentuk Komitmen Kuat Jaga Keamanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.