- Home
-
- Megapolitan
-
- Bidik Jakarta Lebih Hijau,...
Bidik Jakarta Lebih Hijau, 21 RTH Baru Dibangun Termasuk Taman Bendera Pusaka
Jumat, 20 Feb 2026, 20:15 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI menyatakan telah membangun 21 ruang terbuka hijau (RTH) baru dalam satu tahun terakhir sebagai bagian dari penataan kota berkelanjutan. Langkah ini disebut menjadi upaya memperkuat kualitas lingkungan dan menyediakan ruang interaksi publik di Jakarta yang semakin padat.
Salah satu proyek utama adalah Taman Bendera Pusaka yang memiliki luas sekitar 5,6 hektare. Kawasan tersebut dilengkapi jogging track sepanjang 1,2 kilometer yang dirancang untuk mendukung aktivitas olahraga dan rekreasi warga.
Gubernur menyampaikan pembangunan RTH tidak hanya difokuskan pada taman besar, tetapi juga pada ruang-ruang hijau skala lingkungan. Ia menilai keberadaan taman di berbagai titik kota menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.
"Kita sekarang ini sudah menyelesaikan dalam kepemimpinan saya dan Bang Doel, 21 Ruang Terbuka Hijau baru yang besar," ujar Gubernur dalam paparannya.Â
Ia menambahkan bahwa taman-taman kecil juga dibangun di berbagai lokasi meskipun tidak seluruhnya terekspos secara luas.
Taman Bendera Pusaka disebut akan menjadi salah satu ruang publik representatif yang terintegrasi dengan kawasan sekitar. Pemerintah meyakini fasilitas tersebut akan dimanfaatkan masyarakat untuk olahraga, bersantai, hingga kegiatan komunitas.
"Seperti ini, Taman Bendera Pusaka ini adalah ruang terbuka hijau yang kita gabungkan di tempat ini 5,6 hektar, akan ada jogging track panjangnya 1,2 kilometer," kata Gubernur.
Ia optimistis taman tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi.
Selain pembangunan taman baru, Pemprov juga menargetkan penataan kawasan agar lebih ramah pejalan kaki dan terhubung dengan transportasi publik. Konsep ini diarahkan untuk menciptakan ruang kota yang lebih inklusif dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Revitalisasi kawasan seni dan budaya di Taman Ismail Marzuki juga menjadi bagian dari penataan ruang publik yang lebih luas. Di kawasan tersebut akan tersedia fasilitas seperti gedung pertunjukan, bioskop, hotel, serta planetarium yang telah kembali beroperasi.
Pemerintah menilai pembangunan RTH dan ruang publik menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas lingkungan perkotaan. Selain memperbaiki estetika kota, ruang hijau juga berfungsi sebagai area resapan air dan penyeimbang ekosistem urban.
Dengan tambahan 21 RTH baru, Pemprov berharap distribusi ruang hijau di Jakarta semakin merata di berbagai wilayah. Keberlanjutan pemeliharaan dan partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar ruang terbuka tersebut tetap terjaga dan produktif digunakan.
- Ruang Publik
- Ruang Terbuka Hijau
- Fasilitas Publik
- Fasilitas Umum
- Pemprov DKI Jakarta
- Taman Ismail Marzuki (TIM)
- Ruang Terbuka Hijau (RTH)
- Taman Bendera Pusaka
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Event Jakarta Akhir April 2026: Konser Gratis Tipe-X hingga Gala Musik Klasik George Harliono
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.