Anggaran Kemenhub 2026 Rp28,48 Triliun Difokuskan pada Keselamatan dan Konektivitas Transportasi

Kamis, 19 Feb 2026, 03:30 WIB

Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan anggaran Kementerian Perhubungan tahun 2026 sebesar Rp28,48 triliun diprioritaskan untuk keselamatan transportasi, konektivitas, serta dukungan program strategis nasional pemerintah.

"Seluruh program kerja Kementerian Perhubungan pada tahun anggaran 2026 kami susun dan arahkan untuk senantiasa memprioritaskan faktor keselamatan, meningkatkan konektivitas, dan memperbaiki kualitas layanan transportasi nasional," kata Menhub dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (18/2).

Ket. Foto: Tangkapan layar - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (18/2). — Sumber: Antara

Selain itu, anggaran juga digunakan untuk memastikan program kerja Kementerian Perhubungan dapat memberikan manfaat langsung dan menghadirkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Ia mengatakan berdasarkan surat bersama Menteri Keuangan tanggal 29 September 2025, alokasi anggaran Kementerian Perhubungan pada tahun anggaran 2026 adalah sebesar Rp28,48 triliun.

Berdasarkan total alokasi anggaran tersebut, distribusi ke masing-masing unit kerja eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan meliputi Sekretariat Jenderal Rp576 miliar, Inspektorat Jenderal Rp97 miliar, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Rp4,8 triliun, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Rp9,6 triliun.

Selanjutnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Rp4,8 triliun, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Rp5,4 triliun, Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Rp174 miliar, Badan Kebijakan Transportasi Rp121 miliar, serta Badan Pengembangan SDM Perhubungan Rp2,6 triliun.

Dari alokasi anggaran Kementerian Perhubungan tahun 2026 sebesar Rp28,48 triliun, lanjut Dudy, sesuai surat Menteri Keuangan Nomor S-817/MK.03/2025 tanggal 8 Desember 2025, anggaran diutamakan untuk pemenuhan prioritas direktif Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp1,35 triliun.

"Sehingga alokasi anggaran Kementerian Perhubungan pasca pengutamaan anggaran menjadi sebesar Rp27,13 triliun," jelasnya.

Secara komposisi, kata Dudy, penyesuaian anggaran tersebar pada seluruh unit eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan dengan mempertimbangkan skala prioritas dan efektivitas pelaksanaan program.

"Kebijakan itu tetap menjaga keberlangsungan program prioritas serta tidak mengurangi kualitas pelayanan publik dan kegiatan utama yang berdampak langsung kepada masyarakat," katanya.

Menhub memaparkan pada tahun 2026, Kementerian Perhubungan mengawal sejumlah isu strategis nasional yang bersumber dari berbagai direktif Presiden dengan total perkiraan kebutuhan anggaran Rp802,88 miliar, meliputi percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional dengan perkiraan kebutuhan anggaran sebesar Rp221,27 miliar.

Kemudian stimulus ekonomi melalui diskon tarif transportasi angkutan penyeberangan, laut, dan kereta api pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 serta angkutan Lebaran 2026 dengan perkiraan kebutuhan anggaran Rp373,97 miliar.

Berikutnya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan perkiraan kebutuhan anggaran Rp184,69 miliar.

Selain itu, dukungan penyelenggaraan Sekolah Rakyat dengan perkiraan kebutuhan anggaran sebesar Rp22,95 miliar.

"Seluruh kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi dan keputusan Presiden dalam rangka percepatan pembangunan, pemulihan ekonomi, serta penguatan pelayanan publik di sektor transportasi," kata Menhub.

Dalam rapat kerja tersebut juga dipaparkan evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 dengan realisasi mencapai 88,88 persen atau sebesar Rp28,68 triliun dari pagu efektif Rp32,27 triliun.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.