Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Cianjur Terjamin Selama Puasa

Selasa, 17 Feb 2026, 18:48 WIB

CIANJUR – Masyarakat Cianjur tidak perlu khawatir akan kebutuhan air bersih. Sebab Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, memastikan pendistribusian air bersih ke 42.000 pelanggan yang tersebar di 11 cabang tetap aman dan normal selama puasa.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur Syamsul Hadi di Cianjur, Selasa, mengatakan perubahan tingkat pemakaian air selama bulan puasa menjadi perhatian, khususnya bagi pelanggan yang sumber airnya berasal dari air pengolahan.

Ket. Foto: kebutuhan air bersih — Sumber: ist

Beberapa wilayah pelanggan yang bersumber dari air olahan akan dilakukan pengolahan pada pukul 02.00 WIB dinihari selama bulan puasa, sehingga saat digunakan menjelang sahur dapat berjalan normal tanpa gangguan.

“Setelah dilakukan pengolahan, air ke pelanggan sudah dapat mengalir mulai pukul 3:00 WIB, karena saat bulan puasa, terutama saat sahur tingkat pemakaian meningkat," katanya.

Sejumlah langkah antisipasi perubahan waktu pemakaian yang meningkat pada sahur dan berbuka puasa, sudah dilakukan pemetaan, terutama di wilayah yang pelayanannya di jam tertentu, seperti di Kecamatan Cibeber, Sindangbarang, Cidaun dan sebagian Ciranjang.

Sedangkan untuk pelanggan di wilayah Kota Cianjur, dipastikan air mengalir normal selama 24 jam, karena sumber air langsung dari mata air yang tidak perlu pengolahan.

Bahkan, pihaknya memastikan seluruh saluran pipa induk utama dalam kondisi prima, sehingga tidak terjadi berbagai kendala pendistribusian saat bulan puasa ke seluruh rumah pelanggan di wilayah utara hingga selatan Cianjur.

"Kami melakukan pelayanan lebih prima pada saat bulan puasa, karena pemakaian cukup tinggi, terutama saat berbuka dan sahur, kami pastikan air mengalir normal dan lancar," katanya.

Dia menambahkan untuk mengantisipasi kendala yang terjadi selama bulan puasa, pihaknya menyiagakan sekitar enam unit truk tangki air bersih yang dapat mendistribusikan air sampai ke rumah pelanggan ketika dibutuhkan.

7 Korban Kecelakaan Membaik

Sementara itu,  Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, memastikan tujuh korban kecelakaan beruntun di Jalan Raya Cidaun-Sindangbarang berangsur membaik setelah mendapat penanganan medis di puskemas setempat.

Kapolsek Cidaun AKP Ogin Ginanjar saat dihubungi Rabu, mengatakan tabrakan beruntun yang melibatkan satu unit mobil dan empat motor berawal ketika pengendara melintas di Jalan Raya Cidaun tepatnya di Kampung Babakan, Desa Cidamar pada Senin (16/2).

"Saat ini kami masih mendalami kasus tabrakan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan di Jalan Raya Cidaun-Cianjur yang menyebabkan tujuh orang mengalami luka-luka, dimana 3 orang diantaranya perempuan," katanya.

Sopir mobil bernopol Cirebon BS (35) diduga mengantuk sehingga tidak dapat menguasai laju kendaraan langsung menghantam empat pengendara sepeda motor yang sedang berhenti di pinggir jalan hingga terpental sejauh beberapa meter dengan tubuh penuh luka.

"Korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat karena mengalami luka cukup serius, namun saat ini sebagian besar kondisinya terus membaik dan sopir sempat diamankan di Polsek Cidaun sudah diserahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur," katanya.

Pengembangan kasus tabrakan beruntun saat ini masih berjalan, dimana sejumlah saksi sudah dimintai keterangan termasuk sopir yang diduga mengantuk tidak dapat mengusai laju kendaraan saat melintas dilokasi sehingga menghantam sejumlah pengendara sepeda motor.

"Sopir sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan, kami mengimbau pengendara yang melintas di sepanjang jalur selatan Cianjur meningkatkan kehati-hatian dan waspada karena jalan lurus yang panjang membutuhkan konsentrasi," katanya.

Dia menjelaskan memasuki bulan puasa, volume kendaraan yang melintas di sepanjang jalur selatan Cianjur mengalami peningkatan dengan tujuan tempat wisata pantai, sehingga sejumlah petugas disiagakan di titik rawan seperti Pantai Jayanti, Katangpotong dan Cidamar.

Seiring cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah pantai selatan, pihaknya meminta masyarakat terutama wisatawan untuk tidak mendekat bibir pantai dan berenang karena gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat terutama saat hujan turun deras disertai angin kencang.

"Kami juga menggencarkan patroli ke sejumlah pantai guna mengimbau dan mengantisipasi hal tidak diinginkan seiring tingginya angka kunjungan," katanya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Gempa M4,8 Guncang Perairan 84 Km Timur Laut Ruteng Manggarai NTT.

Rumah Adat di Kawasan Wisata Sade Lombok Terbakar.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.