Karhutla Riau Diwaspadai, Kemenhut Pastikan Pengendalian Maksimal

Selasa, 17 Feb 2026, 10:55 WIB

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Ferdian Krisnanto mengatakan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau terus dilakukan dan memastikan api tidak meluas.

Dalam pernyataan diterima di Jakarta, Selasa, Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ditjen Penegakan Hukum Kemenhut, Ferdian mengatakan tim gabungan terdiri atas Manggala Agni Kemenhut, BNPB, BMKG, TNI, Polri, BPBD, dan para pihak terkait memprioritaskan pelokalisasian api agar tidak meluas serta mencegah potensi bencana asap yang berdampak ke wilayah pemukiman.

Ket. Foto: Petugas berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau pada Sabut (14/2) — Sumber: Antara Foto

"Strategi utama saat ini adalah menahan pergerakan api agar tidak memperluas area terdampak," kata Ferdian.

Kombinasi cuaca kering, angin kencang, dan bahan bakar mudah terbakar, lanjutnya, membuat situasi di lapangan sangat menantang, sehingga pengerahan personel dan dukungan lintas wilayah dilakukan secara terukur.

Dia menyebutkan sebanyak 160 personel Manggala Agni dikerahkan dalam operasi pemadaman, sementara 80 personel lainnya disiagakan untuk patroli dan deteksi dini titik api baru.

Penguatan juga dilakukan melalui mobilisasi tambahan satu regu dari Daops Rengat ke Pulau Mendol, Pelalawan, Daops Siak ke Bengkalis serta dukungan regu dari Daops Bukit Tempurung Jambi untuk wilayah Dumai.

Titik kebakaran tersebar di beberapa kabupaten, seperti Kampar, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan dengan status lahan beragam, meliputi Hutan Produksi, Hutan Produksi Konversi, Kawasan Konservasi, dan Areal Penggunaan Lain.

Sebagian lokasi dekat kebun sawit, masyarakat dan perusahaan. Selain itu, juga berdekatan dengan area perumahan dan kavling.

Indikasi penyebab kebakaran bervariasi. Di sejumlah lokasi diduga berasal dari aktivitas pembersihan lahan dengan pembakaran sisa vegetasi yang tidak terkendali akibat angin kencang.

Kondisi tanpa hujan hampir 20 hari, keterbatasan sumber air, akses sulit, serta bahan bakar vegetasi kering, terutama di lahan gambut dengan muka air tanah minus sekitar 90 cm, menjadi tantangan utama pemadaman.

Ia menambahkan dukungan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menjadi langkah penting untuk membantu percepatan penanganan, terutama di wilayah yang kesulitan sumber air. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apapun, karena kondisi saat ini sangat rawan memicu kebakaran besar.

Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla melalui SK Nomor 102/2026 berlaku 13 Februari hingga 30 November 2026. Dalam waktu dekat dibentuk Satgas Karhutla serta diajukan dukungan penanganan darurat tambahan.

Sebagai bagian dari penguatan respons, BNPB melalui BPBD Provinsi Riau telah melaksanakan OMC dengan pesawat Cessna Grand Caravan C208 yang menyemai 1 ton garam di sekitar Siak dan Pekanbaru pada Senin (16/2).

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.