Jakarta Bakal Ada Car Free Night Selama Ramadan 2026? Ini Rencana Wagub Rano

Selasa, 17 Feb 2026, 21:55 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menggulirkan wacana penerapan car free night saat menghadiri Transisi Ramadan 1447 Hijriah di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026). Gagasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan acara yang digelar di jantung Ibu Kota.

Menurut Rano, konsep car free night memungkinkan perayaan Ramadan dipusatkan dalam satu kawasan tanpa lalu lintas kendaraan. Skema itu dinilai mampu menghadirkan atmosfer festival malam yang lebih terintegrasi dan tertata.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menggulirkan wacana penerapan car free night saat menghadiri Transisi Ramadan 1447 Hijriah di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026). Gagasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan acara yang digelar di jantung Ibu Kota. — Sumber: Koran Jakarta/Retno Prayudati

Ia menyebut, perayaan tahun ini masih menjadi tahap awal sebelum konsep yang lebih besar diterapkan. Momentum 500 tahun Jakarta pada 2027 disebut akan menjadi titik puncak pengembangan agenda tersebut.

“Supaya Jakarta kosong, semuanya kerayaan dipusatkan untuk menghadapi pesta yang jauh lebih besar. Tahun ini pelatihan (pemanasan),” ujar Rano di lokasi acara.

Rano menilai Bundaran HI memiliki nilai strategis sebagai etalase kota sekaligus ruang publik representatif. Aktivasi kawasan itu pada malam hari dinilai dapat memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang inklusif.

Ia menjelaskan, penerapan car free night tentu memerlukan pengaturan lalu lintas dan koordinasi lintas instansi. Namun menurutnya, konsentrasi kegiatan dalam satu titik akan membuat perayaan lebih fokus dan berdampak luas.

Selain memperkuat pengalaman visual masyarakat, konsep tersebut juga diarahkan untuk mendukung pergerakan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata. Perayaan terpusat dinilai mampu menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Transisi Ramadan 1447 H sebelumnya diisi dengan penampilan barongsai, liong, serta pertunjukan seni budaya Nusantara bernuansa Islami. Format kolaboratif tersebut menjadi fondasi sebelum konsep car free night dipertimbangkan lebih lanjut.

Rano memastikan wacana tersebut masih dalam tahap perencanaan internal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebelum keputusan resmi terkait implementasi car free night diumumkan.

Selain rangkaian pertunjukan budaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung, termasuk program diskon di pusat perbelanjaan yang akan berlangsung sepanjang Ramadan hingga Lebaran guna mendorong aktivitas ekonomi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan skema tersebut, Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan perayaan Ramadan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi agenda kota yang terstruktur. Konsep itu diharapkan mampu membentuk tradisi baru dalam kalender tahunan Jakarta.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.