Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ragam Kuliner Halal di Kawasan Pecinan Glodok, Cobain Yuk!

📅 Senin, 16 Feb 2026, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ragam Kuliner Halal di Kawasan Pecinan Glodok, Cobain Yuk! Doc: ANTARA
Ket. Kue keranjang yang dijajakan di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

JAKARTA - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026 sekaligus bertepatan dengan libur panjang akhir pekan, kawasan pecinan Glodok menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi, tak hanya oleh masyarakat keturunan Tionghoa, tapi juga masyarakat pada umumnya.

Kawasan yang identik dengan nuansa Tiongkok yang kental ini memiliki daya tarik tersendiri serta memiliki sejumlah spot untuk berfoto. Namun, tentu belum lengkap berwisata jika tidak mencicipi kulinernya. Meski dikenal lekat dengan budaya Tiongkok, kawasan pecinan Glodok tak serta merta secara keseluruhan menghadirkan kuliner non halal.

Beberapa kedai di kawasan ini memiliki kuliner khas Tiongkok yang halal atau ramah bagi Muslim dan Muslimat. Berikut kuliner halal di kawasan pecinan Glodok.

1. Ramen daging sapi Lanzhou

Tak jauh dari gapura utama kawasan Glodok Pancoran, Jakarta Barat, dari arah kanan kedatangan, Kedai Lanzhou dapat dengan mudah ditemukan.

Lanzhou adalah wilayah yang memang dikenal sebagai pusat kebudayaan dan Muslim di China Barat Laut serta sebagai kawasan kuliner halal.

Kedai ini menawarkan makanan utama berupa mie tarik daging sapi. Mie buatan tangan dengan tekstur kenyal dengan sensasi bersih ini disajikan dengan kaldu sapi kuah bening, lengkap dengan irisan daging sapi dan pugasan daun ketumbar dan daun bawang.

Di meja, pengunjung bisa menambahkan minyak cabai giling atau chili oil untuk mendapatkan sensasi pedas. Perpaduan kaldu gurih dengan mie yang kenyal, membuat hidangan ini cocok dikonsumsi kapanpun.

Bila mendapatkan tempat duduk di lantai satu, pengunjung yang beruntung bisa melihat secara langsung proses pembuatan mie yang ditarik (lamian) dengan tangan hingga menjadi ukuran mie yang siap dimasak.

Harga semangkuk ramen daging sapi ini dibanderol Rp45.000. Bila ingin menambahkan ekstra daging, pengunjung bisa memilih paket set menu ramen daging sapi yang berisi mie, ekstra daging dan minuman.

2. Nasi ziran kambing

Bila tak ingin menyantap mie sebagai menu makan siang atau makan malam, nasi dengan pilihan protein seperti ayam, sapi atau kambing bisa menjadi pilihan.

ANTARA pun berkesempatan menjajal nasi kambing tumis dengan jintan/cumin. Di dalam hidangan ini terdapat set komplit yakni nasi, daging kambing yang dipotong tipis dengan sayur paprika, bawang bombay dan daun bawang.

Meski berbahan daging kambing, hidangan ini sama sekali tidak beraroma khas kambing yang bagi sebagian orang membuat tidak nyaman. Sebaliknya, hidangan ini justru menggoda dengan rasa gurih, manis, sedikit pedas dan aroma jintan yang kuat tapi masih bisa ditoleransi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.