Polres Garut Ciduk Komplotan Spesialis Pencuri Mobil Pikap

Senin, 16 Feb 2026, 04:25 WIB

GARUT -- Tim Sancang Polres Garut menciduk dua pelaku spesialis pencurian kendaraan roda empat jenis pikap yang selama ini sering beroperasi di sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat.

"Kasus ini merupakan hasil pengembangan dari sejumlah laporan polisi yang tercatat sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin di Garut, Minggu.

Ket. Foto: Kepala Satuan Reserse Kiriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin. — Sumber: ANTARA/Feri Purnama

Ia menuturkan, jajaran Unit III Pidana Umum Satuan Reskrim Polres Garut selama ini terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Tim Sancang Polres Garut, kata dia, akhirnya berhasil menangkap komplotan pelaku tindak pidana pencurian mobil pikap yang selama ini dilakukan di beberapa daerah di Provinsi Jawa Barat.

Ia menyebutkan, pelaku yang diciduk Tim Sancang yakni inisial DD (48) dan Y (52) warga Garut, S (47) warga Karawang, dan MN (41) warga Lamongan, Jawa Tengah.

Mereka, lanjut dia, ditangkap di tempat berbeda yakni di dalam Tol Padalarang–Cileunyi wilayah Cimahi, dan di Karangpawitan, Garut pada 27 Januari 2026, hasil pengembangan menangkap pelaku lain di dalam tol wilayah Karawang pada 28 Januari 2026.

"Mereka memiliki peran berbeda-beda yakni eksekutor, pemetaan lokasi target, dan mengubah identitas kendaraan hasil curian," katanya.

Ia menyampaikan, pelaku dalam aksinya mencari mobil pikap yang oleh pemiliknya diparkirkan di tempat sembarangan lalu pelaku merusak kunci kontak menggunakan alat khusus.

Kepolisian, kata dia, berhasil mendeteksi keberadaan mobil dan juga pelaku berdasarkan penyisiran rekaman CCTV di sejumlah tempat, dan pelacakan jaringan pelaku.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti hasil curian satu unit kendaraan pikap, perangkat pendeteksi sinyal GPS kendaraan, peralatan modifikasi kendaraan, mesin bor, cat semprot, plat nomor kendaraan palsu, dan sebagainya.

"Penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain serta menelusuri barang bukti tambahan," katanya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Pemkot Tangerang Tingkatkan Anggaran demi Komitmen Wujudkan Kota Sehat

Komisi III DPR Siap Menampung Aspirasi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

Pemkot Tangerang: “Home Visit” Jadi Strategi Jangkau Anak Tidak Sekolah

Seniman Jepang Yayoi Kusama, Sang Ratu Polkadot, Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

Kota Tangerang Kini Miliki Rumah Sehat Sahabat Paru untuk Tangani TBC

Komisi VIII DPR Pastikan Stok Bantuan Bencana NTT Mencukupi, Distribusi Jadi Tantangan

Menperin Agus: IPAL Ramah Lingkungan untuk IKM Sasirangan Tapin Turunkan Limbah hingga 98%

Demo Akbar, Milik Siapa Puluhan Senjata Tajam dan Ratusan Botol Molotov?

Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global

Wali Kota Bandung Ajak Ulama Perkuat Persatuan dan Jaga Kondusivitas Masyarakat

Disdagin: Bandung Great Sale 2026 Berhasil Raih Omzet Rp1,52 Miliar

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Karo

Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Sebanyak 170 Pendaki Semeru Dievakuasi dalam Kondisi Aman

Kantor Pos Ternate pamerkan perangko terbitan 1980-1997

Pemkab Wakatobi Gaet Pelaku Industri Wisata Bali untuk Perkuat Jaringan Pemasaran

Sebelum Buka Muktamar Ke-35 NU, Presiden Prabowo akan Sambangi Ndalem Pesantren Tambakberas

Kebakaran Gunung Semeru: Ratusan Pendaki Masih Berada di Ranu Kumbolo, Harus Dievakuasi

LRT Jakarta Rute Velodrome–Manggarai Hadirkan Fasilitas yang Nyaman

Lewat Pantauan Satelit, BMKG Deteksi 1.079 Titik Panas di Kalimantan Selatan pada Kamis

Velodrome ke Manggarai Cuma 28 Menit? Cek Deretan Fasilitas Mewah LRT Jakarta Terbaru!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.