Jelang Imlek, Ekspor Manggis Bali ke Tiongkok Melonjak Tajam

Sabtu, 14 Feb 2026, 09:37 WIB

JA KARTA - Pengiriman buah manggis Indonesia, khususnya dari Pulau Bali, ke Tiongkok melonjak menjelang perayaan Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek, tunjuk laporan Badan Karantina Indonesia (Barantin).

Tiongkok menjadi destinasi utama untuk ekspor manggis Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Ket. Foto: Petugas bea cukai di Kantor Bea Cukai Tianjin Xingang sedang memeriksa buah manggis impor. — Sumber: ANTARA/Xinhua

Melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Bali, Barantin telah melakukan sertifikasi terhadap 79,5 ton manggis selama kurun waktu 1 Januari hingga 9 Februari 2026.

Jumlah tersebut meningkat 700 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Petugas karantina Bali memastikan kesehatan manggis tersebut telah sesuai persyaratan negara tujuan. Persyaratan teknis sesuai protokol ekspor yang telah disepakati kedua negara di antaranya adalah bebas kutu putih, lalat buah, kutu tempurung, dan siput.

Tiongkok memang telah lama menjadi destinasi utama ekspor manggis Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan volume ekspor manggis Indonesia pada tahun lalu mencapai sekitar 44 ribu ton, di mana sekitar 75 persen di antaranya dikirim ke Tiongkok.

Berdasarkan data historis ekspor dalam beberapa tahun terakhir, pengiriman manggis ke Tiongkok biasanya menunjukkan kenaikan pada November dan Desember atau sekitar dua bulan menjelang Imlek.

Secara kumulatif pada November dan Desember 2025, ekspor manggis ke Tiongkok tercatat sebanyak 7,8 ribu ton, meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Sebagian besar pengiriman tersebut dilakukan melalui pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta dan Bandar Udara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

  • Imlek 2026

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.