Dipenuhi Sampah, Pantai Populer Agua Dulce di Peru Ditutup untuk Dibersihkan

Sabtu, 14 Feb 2026, 09:15 WIB

LIMA - Salah satu pantai terpopuler di ibu kota Peru, Lima, akan ditutup selama satu hari pada hari Minggu (15/2). Tumpukan sampah yang ditinggalkan setiap akhir pekan membuat tempat yang sangat disukai itu tidak dapat digunakan.

Pantai Agua Dulce, yang membentang sekitar satu kilometer (0,6 mil), dikunjungi hingga 70.000 pengunjung setiap akhir pekan selama musim panas dari bulan Desember hingga Maret.

Ket. Foto: Pantai Agua Dulce di Lima, Peru populer di musim panas — Sumber: AFP

"Langkah ini adalah cara untuk membuat para wisatawan menyadari polusi yang mereka hasilkan di pantai," kata walikota distrik Chorrillos di Lima, Richard Cortez, kepada wartawan.

Penutupan ini memungkinkan para petugas untuk membersihkan garis pantai berpasir.

Para pejabat kota mengatakan hampir 20 ton sampah -- mulai dari botol plastik dan kaca hingga sisa makanan -- dikumpulkan setiap minggu di Agua Dulce. Minggu ini, satu tim kebersihan membersihkan setengah dari babi panggang yang terkubur di pasir.

"Ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun," kata Cortez. "Pesan terbaik yang dapat kita sampaikan kepada pengunjung adalah menutup pantai. Kita tidak boleh sampai harus menutupnya secara permanen."

Lima adalah kota berpenduduk lebih dari 10 juta orang.

  • polusi laut

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.