Arema FC Waspadai Serangan Balik Semen Padang
Sabtu, 14 Feb 2026, 20:22 WIBMalang, Jawa Timur -- Arema FC mewaspadai pola permainan serangan balik cepat yang menjadi kekuatan utama Semen Padang di bawah kendali Pelatih Dejan Antonic saat kedua tim bertemu pada lanjutan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/2).
Pelatih Arema FC Marcos Santos dalam sesi konferensi pers prapertandingan di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, menyampaikan sudah mempersiapkan strategi yang akan diterapkan untuk membendung pola permainan tim tamu.
"Semen Padang kuat saat melakukan counter attack lewat transisi (bertahan ke menyerang) yang cepat, saya sudah menyiapkan strategi untuk itu," kata Marcos.
Marcos menyampaikan kualitas permainan Semen Padang mengalami peningkatan pada putaran kedua Super League sejak ditangani Dejan Antonic.
Semen Padang, dikatakannya banyak mendatangkan pemain baru dengan kualitas di atas rata-rata sehingga mampu mendongkrak kualitas permainan secara tim.
"Mereka banyak berubah ketimbang di putaran pertama," ucapnya.
Soal target, dia menginginkan anak asuhnya tetap bermain fokus untuk mendulang tiga poin tambahan di laga kandang ini.
Jika berhasil "menggulung" Semen Pedang, tim berjuluk Singo Edan itu akan mampu mencetak hattrick kemenangan, setelah sebelumnya sanggup mempecundangi Persijap Jepara dan Persija Jakarta.
"Kemenangan yang dikasih oleh Tuhan bagus buat kami," kata dia.
Selain itu, Marcos menegaskan urusan membobol gawang lawan bukan hanya tanggung jawab satu atau dua pemain saja, tetapi seluruh punggawa yang ditampilkan besok.
"Sehingga kami bisa sukses di pertandingan besok dan ke depan," katanya.
Sementara itu, Penjaga Gawang Arema FC Adi Satryo optimistis mampu tampil baik dalam mengawal jala gawang tim yang dibelanya.
Apalagi dia masih punya keinginan untuk menembus persaingan di posisi penjaga gawang tim nasional Indonesia yang kini semakin ketat, lantaran hadirnya banyak pemain berkualitas.
"Bagi saya yang penting tampil konsisten dulu. Kalau ingin kembali ke timnas itu harapan besar," kata eks PSIS Semarang ini.
Perihal belum adanya komposisi baku di barisan lini belakang Arema, dia mengatakan itu merupakan kewenangan pelatih yang didasari kebutuhan tim.
Oleh karena itu, pemain berusia 24 tahun ini tak mempersoalkan siapa saja nama-nama yang berdiri di depannya saat menghadapi Semen Padang.
"Sepak bola ini permainan tim, kami saling membantu," tuturnya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Persija vs Arema FC: Ambisi Mauricio Souza Kejar Puncak Klasemen
-
Umuh Muchtar: Persib Tak Boleh Terpeleset di Momen Krusial, Fokus Jelang Lawan Arema
-
Stok Beras 3,3 Juta Ton, Bulog Klaim Siap Amankan Pangan Selama Ramadhan hingga Idul Fitri
-
Persiapan Ramadan 2026, Pemprov DKI Jaga Stabilitas Harga Jakarta
-
Arema FC kalahkan Persija Jakarta
-
Perkuat Transformasi dan Sinergi dengan Grup BRI, BRI Life Resmi Ganti Logo
-
Rekayasa Contraflow untuk Mengatasi Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.