Pertamina Tambun Bantu Tangani Sampah Sisa Banjir Bekasi

Jumat, 13 Feb 2026, 06:16 WIB

KABUPATEN BEKASI - PT. Pertamina EP Tambun Field turut menangani sampah sisa banjir di saluran pembuang sungai DT 8, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, bersama aparatur pemerintah daerah, unsur TNI/Polri serta warga sekitar.

Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP area Jawa Bagian Barat Wazirul Luthfi mengungkapkan banjir di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan sejak Januari lalu turut membawa material sampah yang menumpuk sepanjang aliran sungai wilayah itu.

Ket. Foto: Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (kemeja merah marun) meninjau aksi kerja bakti massal personel Pertamina EP Tambun Field bersama unsur TNI/Polri, masyarakat dan pemerintah daerah membersihkan sampah kiriman pasca banjir di saluran pembuang Sungai DT 8, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

“Kondisi tersebut menghambat kelancaran aliran air dan berpotensi menimbulkan genangan di sejumlah titik,” katanya di Cikarang, Kamis (12/2).

Dia menyatakan, aksi pembersihan massal dilakukan sebagai langkah untuk menormalisasi kembali aliran air di saluran pembuangan, mencegah penyumbatan saluran akibat tumpukan sampah kiriman serta mengurangi risiko genangan dan potensi banjir susulan.

Penanganan sampah difokuskan pada pengangkatan tumpukan sampah yang mengendap di sepanjang saluran pembuang dan pada titik-titik yang menghambat aliran air.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi pada kegiatan ini mengerahkan 10 unit truk pengangkut sampah untuk mendukung proses pengangkutan sampah dari lokasi kegiatan menuju lokasi pembuangan akhir.

Pihaknya turut memberikan dukungan melalui keterlibatan tim personel swakelola warga lokal yang berperan dalam proses pembersihan di sepanjang saluran pembuang, sekaligus untuk mendukung kegiatan pembersihan rutin berkala di area tersebut.

“Total kapasitas sampah yang berhasil dibersihkan dari saluran pembuang Sungai DT 8 ini mencapai sekitar 12 ton. Seluruh sampah dipindahkan ke lokasi pembuangan akhir,” ujarnya.

Wazirul berharap aliran air pada saluran pembuang Sungai DT 8 dapat kembali berfungsi dengan baik melalui kegiatan ini sehingga risiko genangan dan banjir susulan akibat tumpukan sampah kiriman dapat diminimalkan.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan kegiatan pembersihan sampah pasca banjir ini menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam menjaga dan merawat lingkungan, khususnya saluran pembuang yang memiliki peran vital bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi dukungan Pertamina EP Tambun Field yang turut berkontribusi dalam memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Desa Buni Bakti,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, Pertamina EP dan masyarakat dalam menangani dampak pasca banjir, khususnya menjaga kelancaran fungsi saluran pembuang.

“Melalui sinergi ini, diharapkan upaya normalisasi saluran dapat mendukung pengurangan risiko genangan dan banjir susulan di wilayah Kabupaten Bekasi,” kata dia. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.