- Home
-
- Luar Negeri
-
- Donald Trump Klaim Bisa Ra...
Donald Trump Klaim Bisa Raih Kesepakatan Lebih Baik dengan Iran
Jumat, 13 Feb 2026, 02:00 WIBWashington â Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meyakini dapat menegosiasikan kesepakatan yang lebih baik dengan Iran pada tahap ini, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Rabu (11/2).
Dikutip dari Antara, Trump dalam pertemuannya dengan kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu menekankan pentingnya melanjutkan keterlibatan dengan Teheran guna merampungkan kesepakatan baru. Ia berharap Iran bertindak secara âmasuk akal dan bertanggung jawabâ.
âPresiden Trump berpikiran terbuka, dan seperti yang ia katakan, ia yakin sekarang dapat memperoleh kesepakatan yang jauh lebih baik dari pihak Iran setelah Operasi Midnight Hammer pada 22 Juni,â ujar Bessent kepada Fox News. Ia menambahkan, tercapai atau tidaknya kesepakatan tersebut bergantung pada Teheran.
Bessent juga menyebut Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth akan mengambil sejumlah keputusan di tengah pengerahan ulang aset militer AS ke kawasan sekitar Iran.
Sejumlah media sebelumnya melaporkan, berdasarkan citra satelit, bahwa militer AS memindahkan pesawat dan sistem pertahanan ke pangkalan di kawasan tersebut seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Bulan lalu, Trump menyatakan sebuah âarmada besarâ tengah bergerak menuju Iran dan berharap Teheran bersedia bernegosiasi mengenai kesepakatan yang adil dan setara, termasuk pelucutan total program nuklirnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pada Juni 2025 AS menyerang fasilitas nuklir Iran dalam Operasi Midnight Hammer. Trump menegaskan serangan berikutnya akan jauh lebih buruk dan menyerukan agar hal itu tidak sampai terjadi.
Kapal Induk Kedua
Pentagon dilaporkan tengah merencanakan pengerahan kelompok tempur kapal induk kedua ke Timur Tengah. Laporan The Wall Street Journal yang mengutip tiga pejabat AS menyebut perintah pengerahan dapat dikeluarkan dalam hitungan jam, meski presiden belum secara resmi menandatanganinya.
Kelompok tempur tersebut disiapkan untuk diberangkatkan, kemungkinan dari Pantai Timur, dalam waktu sekitar dua pekan. Kapal induk USS George H.W. Bush dilaporkan tengah berlatih di lepas pantai Virginia dan latihannya dapat dipercepat. Pentagon menolak berkomentar.
Sebelumnya, AS telah mengerahkan USS Abraham Lincoln dari Laut Tiongkok Selatan sebagai bagian dari peningkatan kehadiran militer di Timur Tengah.
Usai pertemuan tertutup dengan Netanyahu, Trump menyatakan, âTidak ada kesimpulan pasti yang dicapai selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat dicapai.â
âJika bisa, saya memberi tahu kepala otoritas (Israel) bahwa itu akan menjadi pilihan yang diutamakan,â tulisnya di Truth Social.
- Kebijakan AS
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Eko S, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Menyamar Jadi Penjual Buah, 8 Terduga Teroris Jaringan ISIS Diciduk Densus 88 di Sulteng
-
APBN Harus Dijaga di Tengah Gejolak Global
-
AS Tuduh Kuba Menyusup ke Pemerintahan, Ketegangan Washington-Havana Kembali Memanas
-
Blok M Jadi Percontohan Pertama Kawasan Rendah Emisi Jakarta, Ini Rencana Pemprov DKI
-
IHSG Hari Ini Melemah Usai Pidato Presiden, Saham Basic Materials Jadi Beban
-
PSN Surabaya Waterfront Gaspol! KKP Evaluasi Izin Laut Biar Investasi Lancar
-
Tarif Bus Transjabodetabek Bakal Naik, Rute Blok M-Bandara Jadi Rp10.000-15.000
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.