BGN Minta SPPG di Bangunan Rumah Burung Walet Ponorogo Direlokasi

Jumat, 13 Feb 2026, 17:15 WIB

Jakarta -- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Ponorogo, Jawa Timur, yang semula berada di bangunan rumah burung walet agar segera direlokasi.

Nanik menegaskan BGN memberikan waktu tiga bulan kepada pemilik untuk pelaksanaan relokasi SPPG bermasalah itu. Selama proses relokasi berlangsung, Nanik menekankan bahwa pengelola dan mitra bertanggung jawab penuh untuk menjamin secara ketat tidak terjadi risiko apa pun yang dapat membahayakan keamanan dan higienitas penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ket. Foto: Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. — Sumber: ANTARA/HO-BGN.

"Secara prinsip hal ini tidak memenuhi standar teknis. Meski bagian atas bangunan telah ditutup, di sisi kanan dan kiri dapur masih terdapat rumah burung walet aktif, sehingga tetap menimbulkan potensi risiko sanitasi," ujarnya dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Selain persoalan lokasi, Nanik juga menemukan beberapa kesalahan mendasar pada desain dapur MBG itu karena tata letak dapur itu tidak mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dan petunjuk teknis pembangunan SPPG yang dikeluarkan BGN.

"Masa' toilet di dalam area dapur dan bahkan tepat di depan pintu masuk?" katanya.

Alur bahan pangan, makanan jadi, dan alur ompreng kotor juga menjadi kacau karena dapur itu hanya memiliki dua pintu. Bahkan, salah satunya tidak berfungsi. Akibatnya, alur keluar-masuk bahan pangan, makanan, dan ompreng kotor bercampur, sehingga berisiko terkontaminasi bakteri dan mikroba. Dapur itu juga tidak memiliki pemanas air untuk pencucian ompreng.

Nanik juga menyoroti penggunaan peralatan dapur bekas. Dalam sidak itu, ia menyayangkan langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo yang telah meloloskan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) meskipun kondisi dapur secara faktual tidak memenuhi ketentuan teknis.

Temuan ini, kata Nanik, akan menjadi dasar pengawasan dan evaluasi selanjutnya, guna memastikan bahwa pelaksanaan Program MBG berjalan dengan aman, higienis, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

  • Dapur MBG

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.