Ruas Trans Papua Jayapura–Wamena Longsor, Kemen PU Kerahkan 57 Alat Berat
Kamis, 12 Feb 2026, 21:10 WIBJAKARTA â Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani longsor yang terjadi di ruas Jalan Trans Papua JayapuraâWamena, jalur strategis penghubung Provinsi Papua dan Papua Pegunungan.
 Longsor dipicu curah hujan tinggi sejak Sabtu (7/2) hingga Minggu (8/2) yang menyebabkan material menutup badan jalan di sejumlah titik serta mengganggu kelancaran arus transportasi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas pemerintah mengingat ruas tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.Â
âKonektivitas harus segera dipulihkan agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat tidak terganggu terlalu lama. Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan untuk percepatan penanganan,â kata Dody di Jakarta, Kamis (12/2).
Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) PapuaâPapua Pegunungan saat ini melakukan penanganan darurat berupa pembersihan material longsor, penanganan lereng dan drainase, pemasangan sandbag, penimbunan kembali badan jalan, serta penggantian Jembatan Bailey yang terdampak.
Berdasarkan identifikasi lapangan, tercatat sebanyak 27 titik longsoran terjadi di sepanjang ruas tersebut dengan tingkat kerusakan bervariasi. Beberapa titik terdampak antara lain berada di Jalan Tanjakan Area Camp Pemilu, Jalan Tanjakan Yahuli, ruas Area Camp 90, Camp 80, serta sekitar Jembatan Kali Kil dan Kampung Wara.Â
Untuk mempercepat pembukaan akses, BBPJN PapuaâPapua Pegunungan bersama PT Hutama Karya mengerahkan total 57 unit alat berat, terdiri atas 48-unit excavator dan 9-unit dozer. Pengerahan ini difokuskan pada percepatan pembersihan material, stabilisasi lereng, dan penanganan titik-titik dengan timbunan berat.
Penanganan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi cuaca dan stabilitas lereng guna memastikan keselamatan pekerja maupun pengguna jalan. Selain penanganan darurat, Kementerian PU juga melakukan evaluasi teknis terhadap kondisi lereng dan sistem drainase untuk memperkuat mitigasi risiko ke depan.Â
Kementerian PU berkomitmen memastikan akses transportasi masyarakat segera pulih sehingga mobilitas dan distribusi logistik di wilayah Papua dan Papua Pegunungan dapat kembali berjalan secara optimal.Â
- Trans Papua
- Akibat Longsor
- Kementerian PU
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
-
Gas Pol! PU Bangun Jembatan Bailey 90 Meter Demi Sekolah Rakyat Brebes
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Tahan Gempa dan Angin Kencang! Ini Spesifikasi Canggih SPPG Kementerian PU di Babel
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.