Memahami Sejarah Garut Menjadi Kunci dalam Memajukan Daerah

Kamis, 12 Feb 2026, 22:27 WIB

Garut - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak semua elemen masyarakat memahami dengan baik sejarah daerah itu, karena menjadi kunci meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan daerah setempat pada masa mendatang. 

"Semua elemen masyarakat Garut harus memahami sejarah sebagai kunci untuk melangkah ke depan membangun Garut yang lebih maju dan sejahtera," katanya saat menggelar Upacara Adat Mapag dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-213 Garut di Garut, Jawa Barat, Kamis.

Ket. Foto: ‎Bupati Garut Abdusy Syakur Amin (kiri) memimpin rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-213 Garut dengan menggelar upacara adat Mapag Hurip Gumiwang Ci Garut di lingkungan SMP Negeri 1 Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). — Sumber: Antara

Ia menjelaskan bahwa membangun Garut harus secara serius agar pada masa mendatang semakin banyak perubahan kemajuan terjadi di daerah tersebut.

Pada acara itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengingat kembali awal mula keberadaan kabupaten itu dengan perjuangan para leluhur setempat, terlebih terkait dengan rangkaian peringatan haji jadi daerah setempat.

"Untuk mengingat kembali kepada masyarakat Kabupaten Garut tentang akan perjalanan awal pertama keberadaan Kabupaten Garut, serta mengingat kembali apa yang sudah dilakukan oleh para leluhur kita," katanya.

Pemkab Garut mulai menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Ke-213 Garut yang puncaknya pada 16 Februari 2026 dengan agenda acara berkaitan dengan sejarah daerah tersebut.

Pada Kamis, berlangsung prosesi upacara adat Mapag Hurip Gumiwang Sumur Ci Garut di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Garut sebagai tempat awal berdiri Kabupaten Garut.

Selanjutnya, upacara adat Napak Darma Lingga Buana di Titik Nol Garut di Jalan Kiansantang Kecamatan Garut Kota sebagai simbol kemajuan Garut, selanjutnya berziarah ke makam Bupati Garut sebelumnya.

"Jadi, Garut itu tidak berdiri serta-merta, ada prosesnya karena ada air itu kan simbol kehidupan, dan nol itu simbol kemajuan," katanya.

Ia menyampaikan upacara tersebut sebagai peristiwa penting untuk merenungkan kembali awal mula berdiri Kabupaten Garut serta jasa para leluhur.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika mengatakan kegiatan di lingkungan SMPN 1 Garut itu, karena terdapat Sumur Ci Garut yang diidentifikasi sebagai salah satu peninggalan awal sejarah Garut.

Sumur tersebut, kata dia, bukan hanya mata air melainkan sumber cerita, kehidupan, dan sebagai langkah pertama membangun peradaban di Kabupaten Garut.

"Proses 'ngarawat' sumur ini merupakan wujud pengingat dan penghormatan kepada leluhur yang sudah menancapkan jejak sejarah di Kabupaten Garut," katanya.

Ia menjelaskan prosesi Napak Darma Lingga Buana berlokasi di Titik Nol Garut memiliki simbol identitas dan komitmen kuat untuk membangun Garut yang adil, makmur, dan sejahtera.
‎
Ia berharap, seluruh elemen masyarakat Garut, terutama generasi muda, bisa lebih mengenal dan bangga pada sejarah tanah kelahirannya, kemudian menjadi jati diri dan semakin bersemangat menjaga kelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.
‎
"Ini menjadi langkah awal yang mulia untuk menjaga dan menguatkan jati diri Garut agar tetap lestari, dan mendatangkan keberkahan bagi kita semua," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.