Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Pertumbuhan, Perhapi: Pengembangan Manufaktur Berbasis Mineral Kritis Belum Optimal!

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 23:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dorong Pertumbuhan, Perhapi: Pengembangan Manufaktur Berbasis Mineral Kritis Belum Optimal! Doc: istimewa
Ket. Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono (dua dari kiri) dan Wakil Ketua Umum Perhapi Ir. Resvani (pertama dari kanan) di sela sela acara Workshop Mining for Journalist di Jakarta, Selasa (10/2)

JAKARTA-Indonesia dinilai belum optimal memanfaatkan mineral kritis, padahal jenis sumber daya alam (SDA) tersebut berlimpah di RI. Pemanfaatan mineral kritis akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan wilayah.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Ir. Resvani menyoroti hal tersebut dalam Workshop Mining for Journalist keempat di Jakarta, pada Selasa (10/2). Dia menegaskan pentingnya mineral kritis, mineral strategis, serta pengembangan material maju (advanced materials) sebagai fondasi pertumbuhan industri dan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

 Dia menilai perubahan geopolitik global dan meningkatnya kebutuhan mineral untuk energi bersih, teknologi tinggi, dan

manufaktur membuka peluang strategis bagi Indonesia sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam (SDA).

Namun, Resvani menilai pengembangan industri manufaktur berbasis mineral strategis di Indonesia belum optimal. 

"Rendahnya eksplorasi yang berdampak pada minimnya data hulu, hilirisasi yang masih terbatas pada tahap primer, serta ketergantungan impor material maju

menjadi faktor utama penghambat, yang diperparah oleh lemahnya perencanaan strategis, pengawasan, dan iklim investasi di sektor tersebut,"tegasnya.

Lebih lanjut, Resvani menegaskan bahwa sektor mineral dan batubara (Minerba) harus diposisikan sebagai instrumen strategis negara yang mencakup instrumen fiskal, ketahanan industri, pertahanan dan keamanan, serta pemerataan ekonomi. 

Dari sisi fiskal, kebijakan minerba tidak boleh semata berorientasi pada penerimaan jangka pendek, melainkan diarahkan untuk menciptakan penerimaan negara yang optimal dan berkelanjutan melalui pengelolaan cadangan yang prudent, instrumen fiskal yang adaptif, serta peningkatan kepastian berusaha.

Selain itu, pengelolaan mineral kritis dan strategis juga berperan sebagai instrumen ketahanan industri dan pertahanan negara melalui jaminan pasokan bahan baku bagi industri nasional, penguatan hilirisasi hingga material maju, serta penguasaan rantai nilai strategis di tengah dinamika geopolitik global.

Pada saat yang sama, sektor pertambangan diharapkan menjadi instrumen pemerataan ekonomi dengan mendorong pertumbuhan wilayah, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah tambang, sehingga mampu

menopang transformasi ekonomi Indonesia menuju negara maju dan berdaulat.

Diketahui, Perhapi kembali menyelenggarakan Workshop Mining for Journalist untuk keempat kalinya. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan berbagi informasi terkait dunia pertambangan serta isu-isu terkini yang ada di industri pertambangan kepada wartawan di sektor energi.

Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono menuturkan, kegiatan ini sudah dimulai pada tahun 2023 dan kemudian secara rutin setiap tahun dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi Perhapi menyampaikan berbagai informasi terkait perkembangan terkini yang terjadi di sektor pertambangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.