Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Imbau Warga Pantau Terus Ketinggian Air Sungai

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 11:25 WIB | Oleh:
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Imbau Warga Pantau Terus Ketinggian Air Sungai Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Tangerang Sachrudin saat berbincang dengan warga terdampak banjir di wilayah Ciledug beberapa waktu lalu.

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan ketinggian muka air sungai dalam mengantisipasi banjir yang berpotensi terjadi saat bulan Ramadhan.

"Kita sudah tetapkan status Awas terkait adanya kemungkinan peningkatan ketinggian muka air. Kami harap warga untuk selalu waspada adanya potensi banjir yang kemungkinan bisa terjadi," kata Kepala PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni di Tangerang, Minggu.

Ia mengatakan saat ini hujan kerap terjadi pada malam hari dengan intensitas lama dan bisa menyebabkan ketinggian muka air sungai meningkat. Pada awal Ramadhan terjadi beberapa luapan yang menyebabkan pemukiman banjir.

Beberapa wilayah yang mengalami peningkatan muka air yakni di Regency Jembatan Alamanda Periuk dari Kali Ledug, Taman Cibodas Periuk dari Kali Sabi, dan Perumahan Puri Kartika Baru Ciledug dari Kali Wetan.

Sebagai upaya, kata dia, Pemkot Tangerang mengaktifkan semua unit rumah pompa di wilayah, sekaligus disiagakan pompa portable untuk penanganan darurat bila dibutuhkan

"Kami memastikan petugas juga siaga ketika terjadi adanya luapan. Kami terus memantau setiap perkembangan yang ada," ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar mengatakan telah mengeluarkan imbauan siaga bencana banjir selama tiga bulan ke depan mulai Desember 2025 hingga Februari 2026 berdasarkan masukan dari BMKG mengenai adanya potensi hujan ekstrem.

Ia menuturkan perubahan cuaca mempengaruhi kondisi kesehatan, sehingga warga diimbau selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Karena perubahan cuaca bisa terjadi berulang dalam sehari.

Untuk layanan kegawatdaruratan di Kota Tangerang, masyarakat bisa mengakses call center 112 atau untuk BPBD Kota Tangerang, bisa ke nomor piket 021-5582-144 yang juga aktif selama 24 jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.