Gajah Mati tanpa Kepala di Riau, Menhut Pastikan Tindak Tegas Jaringan Pemburu dan Pembunuh Satwa Langka
Senin, 09 Feb 2026, 15:02 WIBJAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengecam dan bakal menindak tegas jaringan pemburu yang diduga terlibat dalam kematian gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di areal konsesi perusahaan di Riau.
âIni adalah suatu hal yang sangat sadis, tidak memenuhi standar nilai-nilai dasar kemanusiaan kita. Oleh karena itu, sekali lagi tidak ada ampun bagi siapa pun orang yang masih melakukan pembunuhan liar terhadap satwa langka di Indonesia,â kata Menhut saat ditemui di Jakarta, Senin (9/2).
âYang paling penting, pesan saya sangat kuat dan jelas, kalau (pelakunya) ketemu kita tidak akan kasih ampun. Ini saya berharap adalah kejadian terakhir ada pemburuan liar terhadap gajah di Indonesia,â ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, Menhut Raja Antoni mengatakan telah menghubungi pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi pada awal bulan ini.
âSaya sudah menelpon langsung Kapolda Riau, dan beliau sudah turun ke lapangan bersama dengan kepala balai kami untuk melakukan investigasi,â kata dia.
âSekali lagi kami akan bekerja keras dengan Kapolda, dengan pihak kepolisian, untuk mencari siapa orang di belakang pembunuhan ini,â tambahnya.
Adapun kematian gajah tanpa gading itu pertama kali dilaporkan oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) kepada Polres Pelalawan dan Balai Besar KSDA Riau pada Senin (2/2).
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gajah berjenis kelamin jantan, diperkirakan berumur di atas 40 tahun, dan telah mati sekitar dua pekan sebelum ditemukan. Dari hasil bedah bangkai, ditemukan indikasi cedera kepala berat, dan secara medis dugaan sementara mengarah pada trauma kepala akibat luka tembak.
Temuan itu memperkuat dugaan adanya tindak kejahatan terhadap satwa liar yang dilindungi.
Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan (Gakkum Kemenhut) Dwi Januanto Nugroho pada Minggu (8/2) memastikan Kemenhut mengintensifkan upaya penegakan hukum untuk mengejar dan membongkar jaringan yang diduga terlibat dalam pembunuhan gajah sumatera di areal konsesi perusahaan PT RAPP.
- Tindak Tegas
- Menhut
- Gajah Mati tanpa Kepala
- Pembunuh Satwa Langka
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Presiden Instruksikan Peringatan Dini di Daerah Rawan
-
Enam Daerah di Sulawesi Tenggara Jadi Lokasi Pembangunan KNMP
-
Mahkamah Pidana Internasional Ganti Perangkat Lunak Microsoft dengan Open Desk Buatan Jerman
-
Eksekusi Stimulus Penentu Pertumbuhan di Akhir Tahun
-
Menhut Raja Juli Disentil Titiek Soeharto soal Gelondongan Kayu di Tengah Banjir Sumatra
-
Tiongkok Hukum 69 Pejabat Senior
-
Petani dan Peternak Garut Siap Tajir, OJK Bongkar Strategi Akses Modal Tanpa Ribet
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.