Ketum Panitia Imlek Nasional: Peringatan Imlek Nasional 2026 jadi Penguatan Kepedulian Sosial

Minggu, 08 Feb 2026, 21:41 WIB

JAKARTA - Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional 2026 menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sebagai bagian karakter kebangsaan.Berbagai inisiatif sosial dihadirkan guna mendorong solidaritas dan semangat gotong royong masyarakat.

Mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara”, perayaan tersebut tidak hanya menampilkan ekspresi budaya semata. Perayaan ini menegaskan pentingnya persatuan dalam keberagaman.

Ket. Foto: Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2026, Irene Umar — Sumber: BAKOM RI

Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2026, Irene Umar, menyebut rangkaian kegiatan menonjolkan keragaman tradisi Imlek di Indonesia. Ia menilai tradisi tersebut mencerminkan harmoni budaya dalam kehidupan masyarakat.

“Imlek Festival tahun ini menjadi momentum untuk menampilkan kekayaan tradisi perayaan Imlek dari berbagai daerah. Selain Singkawang, terdapat pula tradisi perayaan yang berkembang di sejumlah wilayah," ujar Irene dalam keterangannya di Wihara Dharma Jaya Toasebio, Jakarta, Sabtu (7/2).

"Seperti Grebeg Sudiro di Surakarta, Cap Go Meh di Palembang, serta perayaan di Manado dan Makassar. Keberagaman tersebut mencerminkan harmoni budaya yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Indonesia,” imbuh dia.

Ia menambahkan, perayaan Imlek Nasional 2026 juga diarahkan untuk memperkuat nilai kemanusiaan melalui Gerakan Berbagi Cahaya. Program ini bertujuan mendorong partisipasi sosial masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Penguatan kepedulian sosial diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut mencakup akses pendidikan vokasi serta pengembangan keterampilan teknologi dan ekonomi kreatif, termasuk bagi korban bencana.

Langkah tersebut diharapkan membuka peluang kemandirian ekonomi masyarakat. Selain itu, program ini juga ditujukan untuk meningkatkan daya saing masyarakat di berbagai sektor.

Gerakan Berbagi Cahaya turut mendukung fasilitas penunjang aktivitas produktif masyarakat. Bentuknya meliputi penyediaan sarana pendidikan serta pengembangan infrastruktur produktif berbasis energi berkelanjutan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Program ini juga diarahkan untuk mendorong keberlanjutan pembangunan berbasis kebutuhan komunitas.

Selain itu, penguatan ketahanan masyarakat dilakukan melalui penyediaan fasilitas publik sesuai kebutuhan. Di antaranya penyediaan akses air bersih serta pengembangan hunian yang mendukung aktivitas ekonomi keluarga.

Langkah tersebut diharapkan mempercepat pemulihan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan kesejahteraan masyarakat.

Program tersebut turut memperkuat jaring pengaman sosial bagi kelompok rentan. Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk gizi masyarakat dan bantuan pokok saat tanggap darurat bencana.

Melalui Gerakan Berbagi Cahaya, Imlek Nasional 2026 diharapkan memperkuat solidaritas sosial. Perayaan ini sekaligus menegaskan nilai gotong royong sebagai fondasi kehidupan berbangsa. ils/I-1

  • Imlek 2026

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.