Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kereta Masih Jadi Primadona, KAI Group Layani 442,1 Juta Penumpang Selama 2025

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Commuter Line Area VI Yogyakarta melayani 9.015.768 pengguna sepanjang 2025, menjadi bagian penting dari pergerakan harian masyarakat, mahasiswa dan wisatawan.

Masih di kawasan ini, layanan KA Prameks yang melayani koridor Yogyakarta–Solo turut melayani 1.113.023 pengguna, mendukung mobilitas regional jarak menengah.

Di Banten, Commuter Line Rangkasbitung–Merak melayani 4.463.446 pengguna sepanjang 2025, menghubungkan wilayah barat Banten dengan simpul transportasi laut dan kawasan industri.

Untuk konektivitas bandara, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta melayani 2.346.934 pengguna, mendukung pergerakan penumpang pesawat, pekerja bandara, dan perjalanan bisnis dari dan menuju pusat Kota Jakarta.

Selain layanan komuter, KAI Group juga mengoperasikan LRT Jabodebek yang melayani 28.816.787 pengguna sepanjang 2025, meningkat dari 21.055.870 pengguna pada 2024.

Layanan ini memperkuat konektivitas kawasan hunian di Bekasi, Depok dan Jakarta Timur dengan pusat bisnis serta simpul transportasi lain di Jakarta.

Konektivitas menuju bandara juga diperkuat melalui layanan kereta api bandara. Di Yogyakarta, layanan kereta menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) melayani 2.865.729 pengguna sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 2.730.791 pengguna pada 2024.

"Layanan ini terdiri dari skema PSO yang melayani masyarakat dengan tarif terjangkau serta layanan komersial YIA Xpress yang melayani perjalanan langsung dengan waktu tempuh lebih singkat," jelas Anne.

Di wilayah Solo Raya dan Yogyakarta, KA BIAS, yaitu kereta api bandara yang menghubungkan kawasan perkotaan dengan Bandara Internasional Yogyakarta melalui jalur rel eksisting, melayani 769.490 pengguna sepanjang 2025, meningkat tajam dibandingkan 192.187 pengguna pada 2024.

Di Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa berperan sebagai penghubung utama antara pusat Kota Medan dan Bandara Kualanamu, sekaligus melayani perjalanan komuter masyarakat di wilayah tersebut.

Sepanjang 2025, KA Srilelawangsa melayani 4.115.680 pengguna, meningkat dari 3.085.294 pengguna pada 2024, seiring bertumbuhnya mobilitas penumpang pesawat, pekerja bandara, dan aktivitas perjalanan harian di kawasan metropolitan Medan.

Sementara itu, di Palembang, LRT Sumatera Selatan melayani 4.626.481 pengguna sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 4.350.217 pengguna pada 2024, dan menjadi tulang punggung transportasi publik perkotaan dari bandara hingga kawasan pusat aktivitas masyarakat.

Di Jawa Tengah, layanan KA Batara Kresna yang menghubungkan wilayah Solo dan Wonogiri melayani 179.697 pengguna sepanjang 2025, meningkat dari 126.188 pengguna pada 2024, mendukung mobilitas kawasan aglomerasi Solo Raya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Ekonomi
Presiden Resmikan Program H...

Realisasi Penyaluran KUR hingga Oktober 2026

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Realisasi Penyaluran KUR hi...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.