Trump Teken RUU Belanja, Shutdown Pemerintah AS Resmi Berakhir

Kamis, 05 Feb 2026, 01:05 WIB

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (3/2), menandatangani rancangan undang-undang belanja negara yang mengakhiri penutupan sebagian pemerintahan federal (partial government shutdown) selama empat hari. Penutupan itu dipicu oleh penolakan Partai Demokrat terhadap pendanaan bagi lembaga federal yang menjalankan kebijakan pengetatan imigrasi besar-besaran pemerintahan Trump.

Dikutip dari AFP, undang-undang tersebut tiba di meja Trump di Gedung Putih setelah disahkan DPR AS yang dikuasai Partai Republik dengan selisih tipis 217 berbanding 214 suara pada hari yang sama.

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. — Sumber: SAUL LOEB/AFP

Sebanyak 21 anggota Partai Demokrat bergabung dengan Partai Republik untuk mendukung paket pendanaan tersebut. Pada saat yang sama, jumlah anggota Partai Republik yang menentangnya juga sama banyak, karena menolak memenuhi tuntutan Demokrat untuk mereformasi Departemen Keamanan Dalam Negeri (Department of Homeland Security/DHS).

Perundingan mengenai tambahan anggaran bagi DHS sebelumnya menemui jalan buntu menyusul tewasnya dua warga negara AS oleh agen federal di Minneapolis, Minnesota. Kota tersebut kemudian menjadi titik panas kebijakan penindakan imigrasi besar-besaran yang digulirkan presiden dari Partai Republik itu.

Pada akhir pekan lalu, Senat AS meloloskan paket yang mencakup lima rancangan undang-undang pendanaan yang masih tertunda untuk membiayai sebagian besar lembaga federal hingga September. Senat juga menyetujui langkah pendanaan sementara selama dua pekan guna memastikan DHS tetap beroperasi sembari para legislator merundingkan kebijakan penegakan imigrasi.

Trump, yang pernah memimpin penutupan pemerintahan terlama dalam sejarah AS selama 43 hari pada musim panas tahun lalu, sebelumnya menekan Partai Republik agar segera mengesahkan RUU belanja tersebut dan mengakhiri penutupan yang dimulai pada Sabtu.

“RUU ini adalah kemenangan besar bagi rakyat Amerika,” kata Trump dalam upacara penandatanganan di Gedung Putih.

“Alih-alih paket omnibus yang gemuk dan boros penuh kepentingan khusus, kita berhasil mengesahkan paket yang bertanggung jawab secara fiskal, benar-benar memangkas pemborosan belanja federal, sekaligus mendukung program-program penting bagi keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan rakyat Amerika,” tambahnya.

Kamera Badan

Sebelumnya, Partai Demokrat di DPR menuntut perubahan dalam cara DHS melaksanakan operasi penertiban imigrasi, yang melibatkan agen bersenjata lengkap, mengenakan penutup wajah, dan tidak teridentifikasi, serta dalam sejumlah kasus melakukan penahanan tanpa surat perintah, sebelum menyetujui paket pendanaan.

Sejumlah konsesi telah diberikan menyusul tekanan Demokrat dan kecaman nasional setelah agen federal menembak mati Renee Good, seorang ibu tiga anak, serta Alex Pretti, seorang perawat yang bekerja mendampingi veteran militer, dalam insiden di Minneapolis bulan lalu.

Pada Senin (1/2), Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem mengatakan para agen federal di kota tersebut akan mulai mengenakan kamera badan (body camera) “berlaku segera”, sebuah langkah yang nantinya akan “diperluas secara nasional”.

Para anggota parlemen kini hanya memiliki waktu dua minggu untuk merundingkan rancangan undang-undang pendanaan penuh DHS untuk satu tahun anggaran.

Kedua partai mengakui perundingan tersebut akan sarat ketegangan politik, karena Demokrat menuntut pembatasan baru terhadap penegakan imigrasi, sementara kalangan konservatif mendorong prioritas kebijakan mereka sendiri.

  • Kebijakan AS

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.