Krisis Likuiditas PBB, Indonesia Tegaskan Iuran Telah Dibayar

Rabu, 04 Feb 2026, 02:40 WIB

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan Indonesia telah melunasi seluruh kewajiban iuran keanggotaan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, di tengah kondisi PBB yang tengah menghadapi tekanan likuiditas keuangan. Pernyataan ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap multilateralisme dan tata kelola global, sekaligus menjadi sinyal dukungan terhadap keberlanjutan operasional PBB di tengah tantangan pembiayaan yang semakin kompleks.

“Dari Indonesia yang dapat disampaikan adalah kita telah melaksanakan kewajiban kita, kontribusi kita terhadap PBB itu telah kita bayarkan secara full,” kata Juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang di Jakarta, Selasa (3/2).

Ket. Foto: — Sumber: AFP/FABRICE COFFRINI

Menurutnya, posisi Indonesia saat ini lebih mendorong negara-negara anggota untuk memenuhi kewajiban kontribusi mereka kepada PBB. Dia mengatakan pada 28 Januari Sekjen PBB Antonio Guterres mengirim surat ke negara-negara anggota PBB, termasuk Indonesia, terkait situasi keuangan yang sedang dialami oleh organisasi tersebut.

“Suratnya cukup panjang, mengimbau ke negara-negara anggota yang belum membayar kontribusi untuk bisa membantu situasi keuangan di PBB,” ujar Yvonne.

Sebelumnya, pada 30 Januari, dilaporkan bahwa Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan kondisi keuangan organisasi tersebut yang dinilai memprihatinkan akibat sejumlah negara anggota belum membayar iuran. Dia menekankan bahwa PBB mengakhiri tahun 2025 dengan rekor tunggakan sebesar 1,568 miliar dollar (setara 23,6 triliun rupiah) atau lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Juru Bicara Sekjen PBB Farhan Haq menjelaskan organisasi tidak memiliki cadangan kas dan likuiditas yang cukup untuk terus berfungsi seperti pada tahun-tahun sebelumnya. “PBB menghadapi krisis likuiditas. PBB tidak memiliki cadangan kas dan likuiditas yang cukup untuk terus berfungsi, seperti yang telah kita lakukan di tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya. Ant/E-10

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.