Ekspor Fesyen dan Kriya RI Tembus Rp476,3 Triliun pada 2025

Rabu, 04 Feb 2026, 16:01 WIB

JAKARTA -- Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan subsektor fesyen dan kriya menjadi penyumbang utama ekonomi kreatif dengan dengan total nilai ekspor mencapai 28,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp476,3 triliun (kurs Rp16.780) pada Januari—November 2025.

Teuku, mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), mengatakan subsektor fesyen mencatat nilai ekspor sebesar 16,37 miliar dolar AS (sekitar Rp274,7 triliun), sementara kriya menyumbang 12,03 miliar dolar AS (sekitar Rp201,9 triliun).

Ket. Foto: Pengunjung melihat koleksi tas kriya di salah satu stan pameran kerajinan tangan Inacraft 2026 di Jakarta, Rabu (4/2). — Sumber: ANTARA/Shofi Ayudiana

“Angka ini menegaskan posisi strategis fesyen dan kriya sebagai motor penggerak perdagangan kreatif nasional,” ujarnya dalam pembukaan pameran kerajinan tangan Inacraft 2026 di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan produk kriya tidak hanya menjadi ekspresi budaya, tetapi juga berperan sebagai penggerak perdagangan global dan penambah nilai ekonomi nasional.

Peran perempuan sebagai inovator dan wirausaha, menurut dia, turut memperkuat kontribusi subsektor ini dalam memperkuat ekonomi keluarga dan daerah.

Teuku menyatakan bahwa Bekraf melalui pendekatan Hexahelix berkomitmen meningkatkan kualitas desain, inovasi produk, pemanfaatan teknologi digital, perlindungan kekayaan intelektual, serta memperluas akses pasar nasional dan internasional.

Menurutnya, penyelenggaraan Inacraft 2026, pameran kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara, menjadi momentum strategis bagi promosi, edukasi, kurasi, sekaligus kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem kriya nasional.

“Kami berharap agar Inacraft mampu terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kriya Indonesia yang berdaya saing, berkarakter dan berorientasi pasar global dan memberi dampak nyata bagi perekonomian nasional,” ucap dia.

Inacraft 2026 digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) selama empat hari, mulai Rabu (4/2) hingga Minggu (8/2).

Asosiasi Eksportir dan Produsen Indonesia (Asephi) selaku penyelenggara menargetkan transaksi ritel mencapai Rp102,5 miliar serta kontrak dagang senilai 1,5 juta dolar AS.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.